Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 1.378 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Mojokerto masuk kuota keberangkatan haji di tahun 2024 ini. Di hari terakhir pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), sebanyak 542 CJH belum melunasi Bipih sehingga belum mengantongi istithaah kesehatan.
Libur panjang empat hari turut mempersempit kesempatan jamaah dalam mengurus istithaah kesehatan dan pelunasan Bipih.
Tidak hanya libur panjang, munculnya porsi jamaah fiktif imbas carut marutnya pengurusan haji oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) belasan tahun silam juga turut mempengaruhi.
Bahkan porsi tersebut selalu muncul setiap pelunasan tiba. Hal ini yang turut menyulitkan Kemenag dalam mendeteksi dan mendampingi jamaah untuk bisa mengurus administrasi pelunasan. Dari 1.378 CJH, baru 836 CJH yang sudah melunasi Bipih dan dinyatakan mengatongi surat istithaah kesehatan.
Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenang) Kabupaten Mojokerto, Muttakin mengatakan, langkah menambah jumlah CJH lunas terus dikebut Kemenag Kabupaten Mojokerto. Salah satunya dengan meminta KBIHU agar mengawal jamaahnya yang masuk kuota keberangkatan sampai bisa melunasi Bipih.
“Masih kami upayakan jamaah terlayani dalam pengurusan istitaah dan pelunasan di hari terakhir. Semoga saja jumlahnya bisa menembus sampai seribu lebih jamaah yang sudah istithaah dan lunas. Karena masih ada jamaah yang sudah meninggal tapi namanya muncul, jamaah yang pindah alamat namun tidak dilaporkan,” ungkapnya, Senin (12/2/2024).
Termasuk juga dengan meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto untuk mempercepat proses skrining fisik jamaah. Kemenag bersama Dinkes berhasil mengupayakan 16 CJH yang sebelumnya tidak mengantongi surat istithaah kesehatan karena terkendala gangguan kesehatan akut.
“Alhamdulillah, setelah kami evaluasi bersama Dinkes, dari 24 CJH yang sempat gagal istitaah, kini hanya 8 jamaah yang belum dinyatakan layak dan 16 lainnya berhasil diubah menjadi layak berangkat atau istithaah. Mulai pagi sampai petang akan kami buka pelayanan administrasi haji. Petugas administrasi juga kami tambah agar jamaah yang masuk kuota bisa segera melunasi,’’ pungkasnya. [tin/ted]






