Ponorogo (Beritajatim.com) – Alun-alun Buni Reog akan dipadati puluhan ribu warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo pada 29 Desember 2024 mendatang. Mereka akan menghadiri agenda tahunan bertajuk Bumi Reog Berdzikir (BRB), yang diharapkan berlangsung dengan lancar dan tertib.
Ketua PSHT Cabang Ponorogo, Mohammad Komarudin, memperkirakan sekitar 50 ribu warga akan hadir dalam acara tersebut. Perkiraan ini berdasarkan laporan dari seluruh ranting PSHT di wilayah Bumi Reog yang telah diverifikasi.
“Jumlah warga PSHT yang akan hadir kurang lebih 50 ribu. Semuanya sudah terdaftar dan dilaporkan oleh masing-masing ranting setelah pengecekan terakhir,” kata Komarudin, Jumat (27/12/2024).
Komarudin menegaskan bahwa seluruh peserta diwajibkan mengenakan pakaian sakral berwarna hitam lengkap. Selain itu, keberangkatan dan kepulangan para peserta telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian di tingkat polsek masing-masing. Acara yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini, juga mendapat pengawalan ketat dari TNI, Polri, Pamter PSHT, serta Korlap PSHW TM.
“Seluruh perjalanan peserta, baik saat berangkat maupun pulang, akan dikawal oleh aparat kepolisian,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh warga PSHT agar menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung. Kerja sama dengan TNI, Polri, serta petugas internal PSHT diharapkan dapat memastikan acara berjalan sesuai harapan. Acara Bumi Reog Berdzikir menjadi momentum penting bagi warga PSHT Ponorogo untuk mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana damai di Bumi Reog.
“Kami menegaskan, warga dilarang menggunakan knalpot brong, membawa minuman keras, atau melanggar aturan lalu lintas. Pengendara motor wajib mengenakan helm, sementara pengguna mobil harus mematuhi aturan yang berlaku,” pesan Komarudin. [end/but]






