Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 5 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini telah beroperasi di Kabupaten Blitar. Kelima SPPG ini berada di berbagai pelosok daerah di Kabupaten Blitar.
SPPG yang paling baru diluncurkan berada di Satreyan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Penyedia makanan bergizi gratis ini ditargetkan bisa memberikan makan kepada 3.064 anak dan ibu hamil yang ada di wilayah Kanigoro Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar, Rijanto, menyambut baik dimulainya operasional 5 SPPG tersebut. Rijanto berharap, semua SPPG bisa segera beroperasi serentak agar dampaknya lebih terasa ke masyarakat.
Menurut Rijanto, program ini akan sangat berdampak pada pencegahan stunting. Selain mencegah stunting dan meningkatkan gizi anak-anak, program makan bergizi gratis ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian.
“Program ini berdampak bagus untuk anak-anak, mencegah stunting. Di sisi lain, juga untuk pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, UMKM, dan penyerapan produk telur serta sayur di Kabupaten Blitar,” tegas Rijanto, Senin (8/9/2025).
Sementara itu, Kepala SPPG Satriyan Kanigoro, Agista Risky Meylandari memastikan bahwa makanan bergizi gratis yang diproduksinya ini akan disalurkan untuk siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga MTS. Selain itu ada pula ibu hamil dan balita yang juga tercover dalam SPPG Satriyan Kanigoro ini.
“Beroperasi hari ini, perdana di kecamatan Kanigoro. Total kuota kami 3.840 anak, kami ambil 3.064. Satu dapur maksimal 4.000 porsi,” ujar Agista.
Untuk memastikan pasokan makanan lancar, SPPG menggandeng dua dapur mitra. Langkah ini pun diambil agar suplai makanan untuk siswa dan ibu hamil bisa berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan.
“Sementara ini Mitra kami ada dua dapur, satu di Nglegok, satu dapur 2 armada, yang Nglegok dibawa ke sini, total ada 4,” tegasnya. [owi/aje]






