Surabaya (beritajatim.com) – Belajar adalah pondasi inti dari pertumbuhan kepribadian. Belajar juga bisa dikatakan sebagai kebiasaan setiap orang yang meluangkan waktunya untuk mencapai peningkatan dalam setiap aspek kehidupan.
Tetapi ketika jadwal harian yang sibuk, bagaimana seseorang benar-benar bisa belajar sementara otak mereka ditarik ke banyak arah yang berbeda?
Kabar baiknya, berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara seseorang dapat memaksimalkan dan meningkatkan cara mereka belajar sesuai dengan kebiasaan mereka.
Berkat sejumlah penelitian, ada beberapa cara yang efektif agar kita bisa memaksimalkan pembelajaran. Kemudian menjadikannya kebiasaan sehari-hari.
1. Pembelajaran yang bervariasi dan konsisten
Bertentangan dengan apa yang diyakini kebanyakan orang, penelitian membuktikan bahwa pada dasarnya manusia tidak belajar lebih banyak dan lebih cepat dengan mempraktikkan hal yang sama persis berulang kali. Sebuah studi menunjukkan bahwa membuat sedikit perubahan selama sesi belajar dapat membantu orang menguasai keterampilan lebih cepat daripada mempraktikkannya dengan cara yang persis sama.
Menambahkan variasi ketika mempelajari keterampilan baru dapat membantu melacak kemajuan pembelajaran dengan cepat dan memberi hasil positif lebih awal dari yang diharapkan. Misalnya, atlet tenis melatih campuran pukulan forehand, backhand, dan volley secara bersamaan, yang pada awalnya mungkin terasa lebih sulit daripada berfokus pada satu keterampilan pada satu waktu.
2. Jadilah petualang dalam belajar
Menurut seorang peneliti, pembelajaran menjadi lebih efektif dengan menjelajahi berbagai lokasi. Hal ini juga terkait dengan fakta bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di sudut ruangan saja. Kadang-kadang kita harus mengerahkan upaya untuk menjelajahi tempat belajar yang berbeda agar bisa mempermudah dalam hal retensi dan penyerapan informasi. Penelitian menjelaskan bahwa lingkungan yang berbeda dapat dikaitkan dengan materi atau keterampilan tertentu yang dapat dipelajari, sehingga membuatnya lebih mudah untuk diingat kembali.
Metode belajar ini juga dapat diterapkan untuk kesuksesan finansial. Menjadi ‘petualang’ dalam dapat memperluas opsi keuangan sedini mungkin.
3. Jangan ‘belajar berlebihan’
Sebagian orang merasa bahwa semakin lama mereka melatih keterampilan tertentu, maka semakin baik dalam melakukannya. Namun terkadang situasi ini bisa berubah mengarah kepada “belajar berlebihan”. Penelitian membantah keefektifan belajar tipe ini karena menemukan bahwa istirahat secara teratur akan meningkatkan produktivitas dan fokus seseorang secara keseluruhan.
Lebih lanjut, penelitian juga mengungkapkan bagaimana latihan mendistribusi waktu dengan baik atau memecah pembelajaran menjadi sesi-sesi singkat dapat lebih bermanfaat dibandingkan menghabiskan begitu banyak waktu dan usaha sekaligus tanpa henti. Kuncinya adalah menciptakan keseimbangan antara belajar dan waktu istirahat.
4. Bagikan pengalaman belajar kepada orang lain
Perjuangan dalam belajar menjadi lebih mudah jika memiliki seseorang untuk berbagi pengalaman. Carilah seseorang untuk memotivasi agar bisa tetap berada di jalur belajar yang ditentukan. Sehubungan dengan ini, penelitian juga menemukan bahwa dengan membagikan pengalaman belajar dapat meningkatkan tingkat produktivitas.
Misalnya, jika seseorang belajar bahasa asing, maka ketika ia mengulangi apa yang telah dipelajari kepada orang lain dapat membantu meningkatkan ingatan dan penguasaan keterampilan. Saat kamu menemukan cara baru untuk mengembangkan keterampilan baru, jangan lupa mencari teman yang dapat diajak belajar bersama agar lebih percaya diri.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
5. Hentikan multitasking ketika belajar
Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa melakukan pembelajaran sembari multitasking akan menurunkan tingkat produktivitas dan performa. Hal ini juga menjadi alasan mengapa sulit untuk menyelesaikan buku atau menguasai suatu keterampilan, ketika di waktu yang sama memainkan media sosial.
Kamu dapat memperkuat kebiasaan belajar dengan tetap fokus pada satu aktivitas pada satu waktu. Beralih dari satu tugas ke tugas lainnya tidak hanya akan menunda kemajuan belajar, tetapi juga akan mengurangi kemampuan kognitif untuk menyerap atau mempertahankan informasi baru.
Dalam sebuah forum, CEO Xerox Ursula Burns menekankan perlunya memilih tempat tertentu di mana kamu ingin menjadi hebat, daripada memfokuskan energi ke banyak hal berbeda yang secara teknis tidak layak dilakukan.
Dari tulisan di atas, yang harus digarisbawahi adalah definisi belajar yang merupakan bagian integral dalam mencapai potensi diri secara penuh. Oleh karena itu, jangan pernah berhenti mencari peluang untuk mendapatkan keterampilan dan ilmu baru.
Selalu bekerja dengan cerdas dan mengetahui apa prioritas kamu sehingga tidak akan terjebak dengan gangguan. Terakhir, buatlah belajar menjadi menyenangkan dengan memperlakukannya sebagai tantangan harian untuk menjadikan diri sendiri menjadi orang yang lebih baik. (Kai/ian)






