Sidoarjo (beritajatim.com) – Sebanyak 495 jemaah haji asal Kabupaten Sidoarjo yang tergabung dalam Kloter 55 dan 56 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci dari Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Selasa (5/5/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, di tengah iringan doa keluarga para jemaah.
Dalam sambutannya, Mimik menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan mulia yang tidak semua umat Islam dapatkan, sehingga para jemaah diminta mensyukuri kesempatan tersebut dengan kesiapan penuh.
“Ibadah haji adalah panggilan mulia. Banyak yang harus menunggu bertahun-tahun. Maka harus disyukuri dengan keikhlasan, kesabaran, serta kesiapan lahir dan batin,” ujar Mimik.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik, kekompakan antarjemaah, serta nama baik daerah dan bangsa selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
“Saya juga minta jemaah haji mendoakan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi Sidoarjo serta pemimpinnya agar selalu amanah,” pintanya.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati turut didampingi Staf Ahli Pemkab Sidoarjo, Urip Prayitno, yang juga bertugas sebagai Petugas Haji Daerah (PHD) dan berangkat bersama Kloter 55.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Erlina, menjelaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji 2026 mengedepankan pendekatan inklusif bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.
Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang seperti bus khusus, kursi roda, layanan pendampingan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), hingga layanan tambahan untuk menunjang kenyamanan jemaah.
“Fokus utama adalah memastikan jamaah tetap bisa beribadah dengan nyaman, aman, dan khusyuk, meskipun memiliki keterbatasan fisik,” jelas Erlina.
Dengan dukungan fasilitas dan persiapan yang matang, seluruh jemaah diharapkan mampu menunaikan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur. [isa/beq]






