Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 463 atlet telah mendaftar untuk mengikuti babak kualifikasi PON cabang olahraga Muaythai, yang akan diselenggarakan di Gelora Pancasila, Surabaya pada tanggal 20 Agustus mendatang.
Wakil Ketua Pelaksana Babak Kualifikasi (BK) PON 2024 untuk cabang olahraga Muaythai, Baso Juherman, mengumumkan adanya beberapa perubahan jadwal, terutama dalam acara pembukaan.
“Ketua PB (Pengurus Besar) tidak dapat membuka acara pada malam hari karena ada rapat di Jakarta. Jadi kami menyesuaikan jadwal acara pembukaan dengan jadwal beliau, sehingga acara ini dapat dibuka oleh Ketua PB MI (Muaythai Indonesia). Kami juga telah mengirimkan pemberitahuan kepada semua undangan melalui surat terbaru,” ungkap Baso.
Baso juga menginformasikan bahwa acara pembukaan nanti akan dihadiri oleh 30 Ketua Pengprov (Pengurus Provinsi) Muaythai dari seluruh Indonesia. Selain itu, juga akan ada defile yang melibatkan setiap daerah yang akan memeriahkan ajang Pra PON Muaythai ini.
Berdasarkan data yang diterima oleh panitia penyelenggara BK PON 2024, tercatat sebanyak 463 atlet akan berpartisipasi dalam babak kualifikasi PON Muaythai yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 20-27 Agustus 2023.
BACA JUGA:
KONI Jatim Akan Panggil Cabor untuk Persiapan PON 2024
Tidak hanya itu, terdapat juga ratusan ofisial dan sekitar 800 penonton yang telah mengonfirmasi kehadiran mereka setiap harinya selama pelaksanaan BK PON 2024 Muaythai di Jatim.
Dalam rangka memastikan kelancaran acara ini, panitia penyelenggara telah memastikan bahwa semua persiapan telah dilakukan secara optimal. Mereka juga memastikan bahwa perbaikan dan penyempurnaan fasilitas telah selesai dilakukan. Hanya beberapa detail kecil yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian.
“Semua kebutuhan untuk pertandingan akan kami pastikan diselesaikan secepatnya. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar meskipun hingga saat ini kami telah melakukannya sendiri tanpa dukungan dari pihak ketiga (sponsor),” tambah Baso.
Dalam babak kualifikasi PON Muaythai kali ini, akan ada total 22 kelas dan nomor yang dipertandingkan. Terdiri dari empat nomor seni dan 18 kelas fight. Hampir semua provinsi di Indonesia mengikuti seluruh nomor yang akan dipertandingkan, terutama tim-tim dari wilayah Jawa.
Sebagai tuan rumah, Jatim Timur memiliki target untuk meraih juara umum dalam BK PON kali ini. Meskipun demikian, Baso enggan menyebutkan nomor atau kelas mana yang menjadi target utama untuk meraih juara umum.
BACA JUGA:
Sepak Bola Jatim Pertimbangkan Mundur dari PON 2024
“Saya sangat optimis karena para atlet telah melakukan persiapan yang cukup panjang untuk mencapai target ini. Dalam waktu lebih dari lima bulan, sejak Maret 2023, para atlet Muaythai Jatim telah menjalani latihan intensif. Dengan demikian, tanpa bermaksud meremehkan, para atlet kami sudah siap menghadapi tantangan ini,” tutur Baso.
Baso juga menyatakan bahwa kondisi fisik para atlet Jatim sangat baik. Bahkan, berat badan mereka berada di bawah batas kelas yang mereka ikuti. Hal ini menunjukkan bahwa para atlet dan ofisial telah bekerja keras. Secara mental, mereka juga telah siap karena telah berkompetisi di tingkat regional dan nasional.
Walaupun tidak memberikan detail secara rinci mengenai target medali, Baso berharap agar semua atlet Jatim dapat berhasil lolos ke PON.
“Target kami adalah untuk lolos di semua kelas. Dengan berhasil lolos di semua kelas dan nomor, peluang kami untuk meraih prestasi terbaik pada PON XXI/2024 yang akan datang di Aceh-Sumut akan semakin besar,” paparnya. [way/beq]






