Surabaya (beritajatim.com) – Setiap manusia memiliki karakter berbeda – berbeda yang akan menentukan seperti apa kepribadian orang tersebut.
Karakter ini berpengaruh bagaimana seseorang bersikap, bersosialisasi, menyelesaikan masalah, dan pada banyak aspek dalam kehidupannya.
Bahkan, dalam dunia pekerjaan pun tak jarang pelamar harus melakukan tes psikologi atau wawancara, untuk mengetahui apakah karakter sang pelamar bisa memenuhi kriteria dari perusahaan.
Biasanya, seseorang hanya akan membagi kepribadian seseorang sebagai introvert, ekstrovert, atau ambivert. Namun kali ini, kita akan membahas tipa – tipe kepribadian manusia berdasarkan buku The Four Temperaments.
Dari zaman dahulu kala, ada teori empat temperamen yang membedakan satu manusia dengan manusia lainnya. Hal ini pertama kali ditemukan oleh Hippocrates, tokoh Yunani yang menggabungkan empat temperamen itu sebagai bagian dari pengobatannya, yakni konsep medis kuno bernama humorism yang merujuk pada cairan tubuh.
Menurutnya, manusia memiliki empat cairan dalam tubuh yang mempengaruhi setiap karakter dan kebiasaan, dan setiap orang tak memiliki cairan yang sama. Cairan yang paling dominan akan menentukan temperamen dan tipe – tipe kepribadian seseorang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
4 tipe karakter manusia yang dimaksud adalah:
1. Tipe Sanguinis
Mereka dengan kepribadian sanguinis biasanya memiliki jiwa bersosialisasi yang tinggi, sehingga tak heran jika mereka adalah orang yang suka mudah bergaul dengan siapa saja. Selain itu, tipe sanguinis juga senang berpetualang dan menyukai tantangan, mereka dikenal sebagai orang yang aktif, optimis, dan juga kompetitif.
Tipe sanguinis sangat suka dengan kepopuleran, mereka bangga ketika menjadi pusat perhatian dan akan melakukan apapun agar dapat disenangi oleh semua orang. Berada di tengah keramaian adalah hal yang menyenangkan baginya. Akan tetapi, tipe sanguinis sangat mudah memberi keputusan tanpa berpikir panjang, mereka juga sulit berkonsentrasi.
2. Tipe Melankolis
Berbeda dengan sanguinis, tipe melankolis ini cenderung lebih privat dan tak nyaman ketika berada di lingkungan baru. Biasanya mereka sangat detail serta teliti terhadap sesuatu, analitis dan selalu berbicara sesuai fakta yang ada. Mereka juga lebih bersikap teratur dan rapi, segala sesuatunya dapat dipertimbangkan dengan baik.
Ciri – ciri yang bisa dikenali dari tipe adalah mereka selalu tampak rapi secara fisik, seperti baju yang mulus, sepatu bersih, peletakan buku yang sangat tertata, atau bahkan tulisan yang bagus. Bisa dibilang bahwa tipe melankolis memiliki sifat yang perfeksionis dan terkadang suka mengatur orang lain jika hal itu tidak sesuai standar kesempurnaan mereka.
3. Tipe Plegmatis
Tipe plegmatis lebih dikenal sebagai orang yang kalem, tenang, dan cenderung menghindari konflik di lingkungannya. Saat ada permasalahan pun mereka akan mencari solusi dengan cara damai sehingga dapat diselesaikan dengan baik – baik.
Meskipun mereka adalah orang yang easy going dan memiliki simpati besar terhadap orang – orang disekitarnya, namun tipe ini juga sulit beradaptasi di lingkungan baru. Mereka juga lebih sering menyembunyikan emosi, sehingga terkadang yang mereka tampilkan pada wajah dan sikap mereka tidak sesuai dengan isi hati saat itu.
4. Tipe Koleris
Terakhir adalah orang – orang dengan tipe koleris, dikenal sebagai pribadi yang ambisius, kompetitif serta konsisten pada tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itulah mereka menjadi orang yang sangat tegas, mereka tidak mengalah dan selalu menginginkan perubahan. Kesalahan yang pernah mereka perbuat justru akan menjadi pembelajaran di masa depan.
Dari keempat tipe di atas, manakah yang termasuk tipe kepribadian kalian? Bisakah kalian bisa menilai karakter diri kalian sendiri? (mnd/ian)






