Pasuruan (beritajatim.com) – Satu dari enam payung madinah yang saat ini sedang dipasang mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut terjadi pada kemaren malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Hal ini dikatakan langsung oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Pasuruan, Basuki. Menurutnya kejadian tersebut merupakan kelalaian pekerja.
“Kami tadi pagi langsung memanggil rekanan dan menurutnya merupakan kelalaian. Karena target dari pemasangan payung madinah ini 20 Desember, jadi para pekerja lembur hingga larut malam,” kata Basuki, Selasa (13/12/2022).
Dari kejadian tersebut empat dari delapan pilar payung mengalami kerusakan. Pihaknya sendiri tak mau dari empat pilar yang rusak untuk dibenahi, melainkan diganti dengan yang baru.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-pasuruan”]
Kerusakan pilar tersebut diketahui akibat salah satu kait untuk menyangga pilar macet. Sehingga pilar tidak bisa terbuka dengan sempurna dan merembet kepilar lainnya.
“Tiangnya masih berdiri kokoh, hanya pilarnya yang bengkok akibat kaitnya tertahan dan merembet ke kait lainnya. Itu gak mengganggu pekerjaan lainnya, bahkan nanti malam akan dibuka payung ke tiga,” imbuhnya.
Basuki juga menjelaskan bahwa human eror ini tidak mempengaruhi dalam pengerjaan payung lainnya. Bahkan pihaknya meminta rekanan untuk menambah pekerja teknis sebanyak 10 orang, dan saat ini totalnya ada 30 orang guna mempercepat pengerjaan. (ada/ted)






