Surabaya (beritajatim.com) – Dalam proses lamaran kerja, tahap interview merupakan salah satu tahap yang penting. Ini karena perusahaan tak hanya ingin mengetahui mengenai pengetahuan dan wawasan kalian. namun juga menilai performa dan attitude kalian secara langsung.
Tahapan ini menjadi krusial karena bisa menentukan diterima atau tidaknya kalian pada perusahaan tersebut. Jangan sampai melakukan hal-hal fatal yang menyebabkan nama Anda masuk dalam daftar blacklist alias dicoret.
Itulah mengapa kalian perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum melakukan interview. Tak hanya belajar sekali akademis, tetapi kalian juga harus menata gaya bicara serta bahasa tubuh agar tidak melakukan hal yang fatal dan akan berpengaruh pada hasil akhirnya.
Interview memang terkadang bisa membuat orang sangat gugup dan menjadi linglung. Namun, 4 kesalahan ini haram hukumnya untuk dilakukan saat proses wawancara. Apa saja? Simak penjelasan di bawah ini ya!
1. Tidak memahami CV/resume diri sendiri
Hal pertama yang bisa membuat suatu perusahaan tertarik pada pelamar adalah CV atau resume-nya. Sehingga, para pelamar diharapkan memberikan CV yang terbaik.
Eits, tapi hal tersebut juga harus dibarengi dengan kemampuan kalian loh! Jangan sampai asal menulis namun kalian tidak menguasainya. Dikhawatirkan hal ini akan menjadi boomerang dan membuat kalian mendapat nilai minus dari recruiter.
2. Tidak riset tentang perusahaan
Bagi kalian hal ini seperti tidak penting, mengingat kalian hanyalah pelamar sehingga tidak mengerti seluk beluk perusahaan. Ini salah besar!
Melakukan riset kecil-kecilan tentang perusahaan yang kalian lamar bisa menambahkan nilai plus pada diri kalian. Perusahaan akan melihat kalian sebagai sosok yang gigih dan benar-benar berniat untuk bergabung bersama perusahaan tersebut.
Umumnya, akan ada pertanyaan-pertanyaan tak terduga. Seperti perusahaan tersebut bergerak pada bidang apa, kontribusi apa yang ingin kalian berikan pada perusahaan, atau mungkin kekurangan apa yang ingin kalian benahi dari perusahaan.
3. Datang terlambat
Datang tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan bisa berakhir fatal. Recruiter akan menilai kalian sebagai orang yang tidak tepat waktu, tidak serius, atau bahkan susah mengatur waktu.
First impression sangatlah penting, usahakan kalian sudah berada di tempat 30 menit sebelumnya, lebih baik terlalu cepat daripada terlambat.
4. Menceritakan keburukan perusahaan sebelumnya
Tak jarang recruiter akan bertanya mengenai perusahaan sebelumnya tempat kalian berkerja. Meski kalian memiliki konflik, perasaan tak nyaman, atau permasalahan lainnya, usahakan jangan menceritakan hal tersebut pada recruiter.
Cukup bagikan pengalaman menarik kalian selama berkerja di tempat tersebut dan apa saja yang telah kalian dapatkan. Karena hal ini juga menjadi pertimbangan perusahaan untuk menerima Anda.
Jangan terlalu panik saat melakukan proses interview. Yang terpenting, berusaha tenang bisa membuat pikiran lebih jernih, menjawab pertanyaan pun akan lebih santai namun tetap meyakinkan.(mnd/ian)






