Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri ikut berperan dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional. Terutama dengan mengaplikasikan SIA SPBE V2.
“Peran Pemkot Kediri dalam hal ini ialah memastikan percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital di Kota Kediri,” ujar Apip Permana, Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri usai mengikuti sosialisasi SIA SPBE V2 secara daring.
Sosialisasi tersebut digelar oleh Kementerian PANRB. Tujuannya adalah mencapai Keterpaduan Layanan Digital Nasional melalui Penyusunan Arsitektur SPBE pada setiap IPPD.
Masih kata Apip, peran Pemkot Kediri lain yaitu melakukan konsolidasi seluruh aplikasi SPBE ke dalam satu portal layanan Pemkot. Lalu, yang paling penting memastikan keterpaduan rencana dan anggaran SPBE.
Dia menilai percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional ini memiliki beberapa fungsi, seperti: memperkuat tata kelola, membangun kemampuan implementasi pemerintah melalui Govtech, dan fokus pada layanan digital prioritas.
Apip berharap agar pemanfaatan aplikasi SIA SPBE V2 dapat berjalan dengan lancar serta mempermudah pemerintah dalam melayani masyarakat melalui pemanfaatan teknologi.
Sementara itu, Cahyono Tri Birowo, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi SPBE Kementerian PANRB dalam sambutannya mengatakan perbaikan layanan digital pemerintah turut memberikan sumbangsih besar dalam peningkatan indeks pembangunan E-Government Indonesia.
Cahyono juga menyebut Indeks SPBE Nasional selalu mengalami kenaikan, pada tahun 2022 berada pada angka 2,34 (cukup) naik menjadi 2,7 (baik) di tahun 2023.
Untuk itu, Kementerian PANRB meluncurkan aplikasi baru yakni SIA SPBE V2 yang mana pada aplikasi tersebut merupakan hasil peremajaan dari SIA SPBE versi sebelumnya dan memiliki sejumlah perbedaan.
Pada SIA SPBE V2 memiliki keunggulan bisa diakses pada berbagai model perangkat, seperti ponsel dan komputer/laptop, sedangkan pada aplikasi terdahulu berbasis tekstual dan hanya bisa diakses melalui instalasi desktop.
SIA SPBE bukan hanya sekadar documentation repository, pada SIA SPBE V2 terdapat beberapa peremajaan dengan ditambahkannya beberapa fitur, seperti: reporting & analysis.
Yakni, SIA memberi berbagai laporan, alat dan fungsi untuk menganalisis dan mengoptimalkan bisnis & TI; collaborate & govern, yakni SIA digunakan untuk berbagi semua informasi artifak organisasi dan untuk bekerjasama dalam peningkatan berkelanjutan.
Lantas, Performance dashboard, yakni gabungan semua data yang relevan dengan bisnis dari berbagai sumber untuk analisis yang lebih dalam. [nm/ted]






