Surabaya (beritajatim.com)– Rabun jauh atau sering disebut mata minus menjadi salah satu masalah penglihatan yang banyak dialami oleh orang, terutama anak muda.
Mata minus bisa disebabkan beberapa faktor termasuk kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari sehingga angka oenderita rabun jauh semakin banyak. Kalau kamu merasa penglihatanmy mulai kabur, itu berarti kemungkinan besar karena kebiasaan kecil yang selama inj dilakukan.
Berikut ini adalah tiga kebiasaan sehari-hari yang bisa menyebabkan mata minus yang sebaiknya mulai kamu perhatikan.
1. Kebiasaan Menatap Gadget Terlalu Dekat
Di era digital, hampir semua aktivitas dilakukan menggunakan gadget. Mulai dari belajar, bekerja, sampai hiburan pun semuanya menggunakan layar. Saat jarak mata dekat dengan layar begitu dekat bisa meningkatkan mata minus karena mata dipaksa untuk fokus.
Lama-kelamaan, hal tersebut membuat oto mata menjadi lelah dan menyebabkan gangguan penglihatan. Apalagi jika dilakukan selama berjam-jam tanpa istirahat. Jika kamu sering melakukan itu, maka cobalah untuk membatasi waktu untuk menatap gadget dan beri jarak jika kamu sedang bermain gadget.
2. Kurang Paparan Sinar Matahari
Larangan ini memang terdengar sepele, tetapi kurang mendapatkan sinar matahari bisa menyebabkan mata minus. Orang yang jaranf beraktivitas di luar ternyata lebih berisiko mengalami rabun jauh dibandingkan orang-orang yang sering terkena paparan sinat matahari. Hal itu dikarenakan matahari mempunyai sinar yang bisa mengatur pertumbuhan bola mata sehingga bisa membuat mata lebih sehat karena merangsang produksi dopamin di retina.
Jadi, cobalah untuk meluangkan waktu untuk beraktivitas di luar ruangan. Selain bagus untuk kesehatan mata, berjemur di bawah sinar matahari langsung bisa menjaga kebugaran tubuh swcara keseluruhan.
3. Kekurangan Tidur
Kebiasaan begadang juga bisa berpengaruh pada kesehatan mata. Saat kekurangan tidur, pastinya mata tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup sehingga otot mata menjadi tegang dan lelah. Kondisi seperti ini bisa membuat penglihatan kabur dalam jangka panjang yang dapat meningkatkan risiko mata minus. Jadi, usahakan untuk tidur yang cukup karena sangat penting untuk memulihkan kondisi mata.
Mata minus ternyata dipengaruhi oleh faktor genetik, tetapi juga dipengaruhi oleh kegiatan sehari-hari. Dari ketiga kebiasaan tersebut, mungkin ada salah satunya yang masih sering kamu lakukan. Jadi, yuk coba perlahan ubah kebiasaan buruk itu agar penglihatanmu tetap sehat dan terhindar dari risiko mata minus yang semakin parah. [Pranata Dewi Ratna Swari]






