Surabaya (beritajatim.com) – Manusia hidup dengan berbagai perasaan dalam diri mereka. Ada rasa senang, sedih, haru dan cemas. Munculnya perasaan cemas berarti anxiety adalah perasaan gugup atau gelisah ketika seseorang menghadapi keadaan tertentu.
Cemas menjadi sebuah reaksi dalam tubuh yang terjadi secara berlebihan. Ini merupakan tanda adanya gangguan dan lebih baik tidak diabaikan. Keadaan biasanya ciri-ciri muncul rasa cemas yang kurang terkontrol, muncul berlebihan bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Gangguan Kecemasan Sosial
Selain serangan panik, ada juga gangguan kecemasan sosial. Kondisi yang juga dikenal dengan istilah fobia sosial ini diartikan sebagai rasa cemas atau takut saat harus menghadapi situasi sosial.
Pengidap gangguan ini juga cenderung kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain, misalnya merasa takut untuk mengatakan atau melakukan sesuatu di depan orang lain atau di tempat umum. Pengidap gangguan ini percaya bahwa melakukan hal tersebut akan mempermalukan diri sendiri.
Gangguan Kecemasan Umum
Gangguan kecemasan umum menimbulkan pengidap merasa cemas berlebihan karena berbagai hal. Umumnya, kondisi berlangsung pada jangka waktu lama bahkan hingga berbulan-bulan.
Selain itu, pengidap gangguan ini dapat mengkhawatirkan pada berbagai hal kemudian berujung overthinking, Kondisi berakibat pengidap tidak fokus sehingga sulit menjalani hidup dengan tenang.
Bahayanya, gangguan kecemasan umum dapat memicu terjadi depresi. Gejala dari gangguan ini adalah tubuh gemetar disertai keringat dingin, otot tegang, pusing dan sakit kepala, perasaan mudah marah, jantung berdebar kencang, sulit tidur, penurunan nafsu makan tubuh merasa sesak. Hal ini tidak dianggap sepele karena menurunkan kualitas hidup.
Gangguan Panik
Tanda dari gangguan ini adalah muncul rasa panik atau cemas secara berulang kali. Keadaan ini terjadi secara tiba-tiba tanpa ada alasan yang jelas. Gejala lain yang sering terjadi adalah muncul keringat, jantung berdebar, sesak, nyeri dada, gemetar, ketakutan, hingga merasa lemas tidak berdaya.
Gangguan panik dapat berlangsung beberapa menit, hingga jam. Kabar buruknya, gangguan ini bisa terjadi kapan dan di mana saja. Cara yang mudah untuk mengatasi gangguan ini dengan menenangkan diri seperti menarik napas dalam-dalam dari hidung kemudian hembuskan dari mulut hingga menjadi lebih tenang. (PRD/ian)






