Surabaya (beritajatim.com) – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Sidoarjo sejak Selasa (24/12/2024) sore hingga kini belum juga surut. Daerah seperti Waru, Tropodo, dan sekitarnya menjadi lokasi yang paling terdampak.
Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, terutama mereka yang harus bepergian atau beraktivitas di luar rumah.
Keluhan mulai bermunculan di media sosial, salah satunya dari akun Instagram Bangga Sidoarjo. Salah satu komentar dari pengguna dengan inisial (et) xoxo***.
“Ini tidak ada truk yang menyedot daerah sini ta? Stress banget aku Ya Allah, Varioku bannya tenggelam,” ujarnya dalam Bahasa Jawa.
Tak hanya keluhan, kritik terhadap pemerintah daerah dan instansi terkait juga ramai disuarakan oleh warganet. Akun (et) elza*** bahkan mengungkapkan frustrasinya dengan menulis:
“Kenapa sih kok gak surut-surut iki, sauwedih aku.”
Beberapa warga mengaku bahwa banjir seperti ini baru terjadi tahun ini.
“Dulu gak pernah, baru tahun ini. Ini yang kedua, awal dulu Februari,” ujar salah satu warga yang turut meninggalkan komentar.
Meski demikian, pemerintah daerah dan tim SAR dilaporkan sudah turun ke lapangan untuk memantau dan membantu warga yang terdampak. Hal ini dibenarkan oleh akun (et) pitha*** yang menulis
, “Griyo Mapan, Rek, 3 hari tidak surut. JAN HEBAAATTTT LUARBINASAE, sampai ada tim SAR keliling.”
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menangani banjir, termasuk memperbaiki sistem drainase dan menyediakan alat-alat penanganan banjir yang memadai.
Jika masalah ini tidak segera diatasi, banjir yang berlarut-larut seperti ini dikhawatirkan dapat memengaruhi perekonomian dan kesehatan warga di kawasan terdampak. [fyi/aje]






