Surabaya (beritajatim.com) – Tiga bintang sepakbola Indonesia, Evan Dimas, Rendy Irwan, dan Andik Rendika Rama berbagi kebahagiaan Ramadan bersama manajemen dan para siswa Sekolah Sepak Bola Mitra Surabaya pada Rabu sore (27/4/2022). Kegiatan ini juga jadi ajang reuni bagi ketiganya, mengingat karier mereka di dunia sepakbola berawal dari SSB yang berlokasi di Surabaya Barat ini.
Berkunjung ke SSB Mitra Surabaya sebenarnya adalah agenda rutin dari tiga bintang tersebut. Mereka selalu meluangkan waktu menyapa almamater setiap kali libur kompetisi untuk sekadar bermain dan berbagi pengalaman.
Tetapi dalam momen sore itu, ketiganya tidak hanya bermain bola dengan murid SSB namun juga berbagi santunan kepada puluhan anak yatim. Agenda ini dilaksanakan di Lapangan Poral, Lidah Wetan, Surabaya.
Bersama dengan seluruh pengurus SSB Mitra Surabaya, pelatih, siswa didik, dan para ibu dari para murid acara ini terselenggara dengan meriah.
Salah satu pengurus SSB Mitra Surabaya, Abdullah, mengungkapkan SSB adalah wadah pertama untuk menjaring talenta yang dimiliki seorang anak. Dia sangat berharap SSB Mitra Surabaya dapat semakin banyak melahirkan talenta baru di bidang sepakbola.
“Yang pertama ketika berbicara persoalan SSB itu kan basic ya, basic pencari talenta untuk sepak bola nasional, mangkanya untuk khusus SSB Mitra Surabaya kami mencoba untuk menyusun kerangka-kerangka yang sistematis dan professional, agar supaya kedepan muncul evan dimas baru, rio agatha baru, rendika rama baru, rendi irawan baru. Jadi itu yang perlu saya sampaikan,” terang Abdullah.
Abdullah menjelaskan tahapan yang akan dilalui SSB Mitra Surabaya agar semakin maju dan mampu melebarkan sayap di kancah persepakbolaan Indonesia.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sepakbola”]
“Dengan cara apa, satu, terkait persoalan manajemen, manajemen kepelatihan, manajemen data ya, data itu macam-macam, ya data pelatih, data anak, kedua, sikronisasi dengan semua network yang ada, baik PSSI, ya semuanya, dan itu yang perlu kita lakukan dan perlu diintensifkan” jelas alumnus Untag ini.
Lebih lanjut, Abdullah berharap upaya perbaikan dalam dunia sepak bola melalui SSB di Jawa Timur terus semakin baik dan progresif sehingga kembali menjadikan Surabaya sebagai acuan atau teladan bagi khazanah persepak bolaan di indonesia.
“Mudah-mudahan kegiatan yang seperti ini, peningkatan kualitas, peningkatan dedikasi, peningkatan motivasi, secara sistem dan profesional itu terus kita lakukan agar supaya surabaya, jawa timur tetap menjadi barometer indonesia dalam hal pencari bakat sepakbola,” harap Ketua Exco PSSI Surabaya ini.
Sementara, Gelandang Deltras FC, Rendy Irwan, berharap agar SSB Mitra Surabaya kembali meraih kejayaannya seperti di masa lalu. Sebab, Rendy memandang SSB ini telah banyak memberikan sumbangsih kepada klub profesional di liga nasional maupun di Timnas Indonesia.
“Saya harap SSB Mitra tetap menjadi SSB yang disegani seperti dulu, karena kan banyak melahirkan talenta-talenta profesional khususnya di timnas,” harapnya. [way/beq]







