Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 252 orang atlet Kabupaten Jember akan bertanding pada 34 cabang olahtraga, dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur IX di Malang Raya. Mereka dilepas Bupati Muhammad Fawait di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (25/6/2025).
“Sejarah Jember terbukti sebagai daerah penghasil atlet bermental juara dan pejuang. Kita tahu ada atlet internasional Megawati (pebola voli Megawati Hangestri Pertiwi, red). Mudah-mudahan lahir Megawati-Megawati baru di Kabupaten Jember,” kata Fawait, usai acara seremonial.
Pemerintah Kabupaten Jember sejauh ini belum bisa memberikan banyak hal untuk dunia olahraga. “Tapi kami punya komitmen dan itu bisa dilihat dari rencana bonus yang akan diberikan kepada atlet-atlet berprestasi, baik yang mendapatkan medali emas, perak, dan perunggu,” kata Fawait.
Fawait melihat jumlah bonus itu terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Jember dalam porprov. Rencananya peraih medali emas akan mendapat bonus Rp 50 juta, peraih medali perak Rp 20 juta, dan peraih medali perunggu Rp 10 juta.
“Mudah-mudahan itu kalau plus beasiswa akan menjadi bonus terbesar bagi atlet yang mendapatkan medali di seluruh Jawa Timur. Kalau di Surabaya, bonusnya Rp 50 juta. Kalau di Jember, Rp 50 juta plus beasiswa. Jadi lebih besar Jember walaupun APBD Jember jauh dibandingkan Surabaya,” kata Fawait.
Bonus beasiswa ini khusus atlet berstatus mahasiswa. Soal bonus untuk pelatih, Fawait berjanji membahasnya setelah porprov. “Nanti setelah porprov. Anggaplah itu bagian dari catatan untuk Porprov 2027. Maklum, saya kan juga anak baru,” katanya.
Bupati Fawait tak membebani target perolehan medali kepada para atlet Jember yang berlaga di Porprov Jatim IX. “Saya jadi bupati belum empat bulan. Pokok bertanding semaksimal mungkin. Medali nomor sekian. Yang penting semangatnya,” katanya/
Persiapan dan hasil dalam Porprov IX ini akan dievaluasi untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2027. “Tentu kalau 2027, kawan-kawan boleh bertanya targetnya seperti apa,” kata Fawait. [wir]






