Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 25.914 anggota KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara) se-Mojokerto Raya dilantik, Kamis (25/1/2024). Dari jumlah itu, sebanyak 23.156 anggota KPPS kabupaten dan 2.758 anggota KPPS Kota Mojokerto.
Komisioner Divisi Sosialiasi, Pendidikan, Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM), KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Mojokerto, Zainul Arifin mengatakan, sebanyak 23.156 anggota KPPS tersebut akan ditempatkan di 3.308 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Mojokerto.
“Selanjutnya mereka akan mengikuti bimtek mulai tanggal 25 – 29 Januari 2024. Nantinya bimtek dibagi TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) per sesi setiap harinya. Beberapa sesi nantinya akan dimonitor langsung baik dari KPU atau PPK untuk memonitor desa yang melakukan bimtek pada KPPS,” ungkapnya.
Dari bimtek yang diikuti tersebut diharapkan ribuan anggota KPPS menjalankan tugas sesuai dengan aturan, termasuk memahami persiapan pemungutan suara, logistik, mekanisme cara mencoblos. Zainul menambahkan, anggota KPPS merupakan garda terdepan pesta demokrasi tahun depan.
“Masing-masing TPS nantinya akan ditugaskan 7 anggota KPPS. Mereka akan bekerja selama satu bulan dengan honor sebesar Rp1,2 juta untuk posisi Ketua KPPS, dan Rp1,1 juta untuk anggota,” jelasnya.
Sementara itu, Divisi SDM, Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, KPU Kota Mojokerto, Muhammad Zahroni menambahkan, sebanyak 2.758 anggota KPPS Kota Mojokerto bertugas di 394 TPS yang tersebar se-Kota Mojokerto.
“Termasuk 28 anggota KPPS loksus (Lokasi khusus) Lapas Mojokerto. Pelantikan 28 anggota KPPS Loksus Lapas dilaksanakan sama dengan KPPS di seluruh Indonesia,” tegasnya. [tin/suf]






