Ringkasan Berita:
- Sebanyak 240 manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Blitar telah menerima surat keputusan dan ditempatkan di lokasi tugas masing-masing.
- Dari total tersebut, baru 72 gerai KDMP yang sudah beroperasi.
- Seluruh manajer yang telah menerima SK tetap mendapatkan gaji Rp6,8 juta meski gerainya belum beroperasi.
- Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro Kabupaten Blitar melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan tugas manajer dan kesiapan operasional gerai.
Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 240 manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Blitar tetap menerima gaji utuh sebesar Rp6,8 juta meski gerai yang sudah beroperasi baru 72 unit. Seluruh manajer tersebut telah menerima surat keputusan (SK) dan ditempatkan di lokasi tugas masing-masing.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro Kabupaten Blitar, Darmadi, menjelaskan manajer yang gerainya belum dibuka tetap menjalankan tugas untuk mempersiapkan operasional koperasi. Mereka harus mengidentifikasi kebutuhan dan kekurangan di lokasi masing-masing agar gerai siap beroperasi.
“Semua sudah bekerja di titiknya masing-masing. Sesuai Surat Keputusannya ada 240 orang,” ungkap Darmadi, Rabu (21/10/2026).
Menurut Darmadi, berdasarkan regulasi yang berlaku, seluruh 240 manajer KDMP tersebut berhak mendapatkan gaji Rp6,8 juta. Pemberian gaji tidak bergantung pada apakah gerai yang menjadi tanggung jawab mereka sudah beroperasi atau masih dalam tahap persiapan.
“Tetap bekerja, walaupun belum beroperasi KDMPnya, tapi harus sudah persiapan. Untuk menyiapkan kebutuhannya apa, kekurangannya apa. Tugasnya sudah ada, yang belum beroperasi ini lebih berat ya, daripada manajer yang KDMPnya udah jalan,” bebernya.
Darmadi menilai tugas manajer yang gerai KDMP-nya belum beroperasi justru lebih berat. Mereka perlu mempersiapkan berbagai kebutuhan dan memastikan kesiapan gerai sebelum kegiatan usaha dimulai. Karena itu, menurut dia, para manajer tersebut tetap menjalankan tanggung jawab meski gerainya belum melayani kegiatan usaha.
Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro Kabupaten Blitar juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh manajer benar-benar bekerja di lokasi penugasan masing-masing. Pemantauan sekaligus dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan operasional KDMP di lapangan.
“Kita ada surat dari Menko Pangan untuk melakukan pemantauan. Pemantauan ini fokus pada dua hal utama: pertama, memastikan seluruh manajer benar-benar sudah bekerja di posnya. Kedua, melihat langsung sejauh mana kesiapan operasional KDMP di lapangan,” tandasnya. [owi/beq]






