Lumajang (beritajatim.com) – Puluhan warga Dusun Belimbing, Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang mengalami keracunan massal. Mereka harus dilarikan ke Puskesmas Kedungjajang.
Kepala Dusun Belimbing, Marzuki, mengatakan para korban mengalami gejala-gejala keracunan. Di antaranya mual dan pusing.
“Orang-orang itu mual, pusing, sampai lemas setelah makan ketan koro. tapi tidak langsung. Beberapa jam baru ada gejala” ungkap Marzuki, Kamis, 8 Agustus 2024.
Menurut Marzuki, total ada 21 warga yang mengalami keracunan. Dari seluruh korban itu, 8 di antaranya sudah Kembali ke rumah usai mendapat perawatan.
“Dari jumlah tersebut, 8 orang di antaranya adalah lansia, termasuk tuan rumah yang menyediakan ketan koro, Bu Nuratmi. Sementara itu, ada juga 3 anak-anak berusia 8-9 tahun yang ikut terdampak,” jelas Marzuki.
Puluhan warga Dusun Belimbing, Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang tiba-tiba dilarikan ke fasilitas kesehatan tersebut setelah merasakan gejala keracunan usai menyantap hidangan ketan koro dalam acara pengajian rutin yang digelar di kediaman Nuratmi (60) Selasa, 6 Agustus 2024 malam.
Korban yang sebagian besar merupakan lansia dan anak-anak mengalami berbagai gejala seperti mual, pusing, hingga lemas dan menjalani perawatan di UGD Puskesmas Kedungjajang sejak Rabu (7/8/2024) malam, termasuk Nuratmi sendiri.
Para keluarga yang setia menunggu di luar ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) terlihat cemas namun tetap berharap kondisi kerabat mereka segera membaik.
Beruntung, sebagian besar korban telah mendapatkan perawatan intensif dan diperbolehkan pulang ke rumah. Namun, masih ada 13 orang lainnya yang masih menjalani perawatan di Puskesmas Kedungjajang, termasuk dua orang yang menjalani rawat jalan.
“Ada yang sudah pulang, tapi masih terus memantau kondisi mereka. Semoga mereka semua bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkas Marzuki. [dav/beq]






