Surabaya (beritajatim.com) – Proyek tol Kertosono-Kediri yang tersambung dalam ruas tol Ngawi-Kertosono akan segera digarap. Namun, kini masih dalam proses pembebasan apraisal penilaian lahan. Pembangunan jalur bebas hambatan ini diperkirakan akan berdampak pada 21 desa yang terdapat di Nganjuk dan Kediri.
Adapun di antaranya terbagi menjadi 16 desa dari 3 kecamatan di Nganjuk, yakni Sukomoro, Tanjunganom, dan Prambon. Sedangkan sisanya meliputi 5 desa dari 2 kecamatan di Kediri, di antaranya kecamatan Banyak dan Grogol.
Berikut ini daftar desa yang akan terdampak proyek tol sepanjang 20,7 Km dan luas sekitar 2.210.774 meter persegi tersebut.
KABUPATEN NGANJUK
1. Kecamatan Sukomoro
-Desa Sambirejo
-Desa Nglundo
-Desa Gedungsoko
2. Kecamatan Tanjunganom
-Desa Banjar Anyar
-Ngadirejo
-Wates
-Sumberkepuh
3. Kecamatan Prambon
-Desa Rowoharjo
-Desa Sugihwaras
-Desa Sanggrahan
-Desa Tanjung Tani
-Desa Baleturi
-Desa Tegaron
-Desa Singkal Anyar
-Desa Gondanglegi
-Desa Watudandang
KABUPATEN KEDIRI
1. Kecamatan Banyakan
-Desa Ngablak
-Desa Maron
-Desa Banyakan
-Desa Sendang
2. Kecamatan Grogol
-Desa Bakakan
Diketahui, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) masih melakukan musyawarah kepada para warga yang akan terdampak, terlebih terkait dengan harga tanahnya.
Untuk pembebasan lahan sendiri telah dianggarkan sebesar Rp 900 miliar. Meski begitu, jumlah tersebut masih ada kemungkinan bertambah, mengingat harga tanah yang juga terus naik setiap tahunnya. (fyi/nap)






