Lumajang (beritajatim.com) – Bupati Lumajang Thoriqul Haq kembali mengumumkan bahwa ada dua warganya yang dinyatakan positif terjangkit covid-19. Pertama, TLE (46), seorang ASN (aparatur sipil negara) asal Kecamatan Sukodono.
TLE pernah ikut pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesi (TKHI) di Sukolilo-Surabaya pada 9-18 Maret 2020. Dia dilakukan pengecekan melalui rapid test dan SWAB Balitbangkes. Kedua adalah R (49), karyawan SPBU asal Kecamatan Sukodono yang meninggal saat dirawat dan hasil tes rapid positif. Kemudian dari hasil SWAB juga positif.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covif-19″]
“Dengan tambahan ini, masyarakat Lumajang harus tetap waspada,” ungkap Cak Thoriq sapaan orang nomer satu di Lumajang itu saat di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (11/4/2020).
Lanjut dia, pihaknya masih akan melakukan tes SWAB terhadap 8 orang sisa yang ikut TKHI meskipun tidak mengalami batuk, flu dan gejala lainya. “Senin besok, kita akan ambil darah, air liur untuk tes SWAB,” terangnya.
Terhadap 8 orang TKHI, Pemkab Lumajang meminta mereka untuk melakukan isolasi mandiri. Bahkan, para orang yang pernah kontak dilakukan pemantuan khusus. “Ini sedang didata dan dipantau terus,” pungkasnya. [har/suf]






