Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 2.500 warga NU Kabupaten Mojokerto diperkirakan bakal hadir dalam puncak peringatan Satu Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo pada, Selasa (7/2/2023). Warga NU Kabupaten Mojokerto dihimbau untuk berangkat melalui Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) masing-masing.
Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto, Taufik mengatakan, pihaknya sudah menggelar beberapa rapat koordinasi dan hasilnya keberangkatan warga NU dari Kabupaten Mojokerto langsung melalui MWCNU masing-masing. Hal tersebut untuk mempermudah koordinasi dan memudahkan warga NU.
“Sehingga kita sepakat bahwa seluruh warga dan struktur pengurus berangkat melalui MWCNU masing-masing. Kemarin kita rapat dengan Pemkab, kita mendapatkan bantuan tiga unit armada bus dari Polres Mojokerto. Kita berikan kepada MWCNU yang penggunaan mobil pribadi paling banyak,” ungkapnya, Jumat (3/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”satu-abad-nu”]
Dari yang semula mobil pribadi yang akan berangkat sebanyak 180 unit sehingga bisa diminimalisir tinggal 20-30 unit. Tercatat, ada 2.500 warga NU dan pengurus yang akan berangkat ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan warga NU dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto sebanyak delapan unit bus.
“Memang kita tidak bisa mencegah warga, kita hanya bisa mengkoordinasikan bagaimana warga itu berangkat selamat dan di lokasi juga nyaman dan kembali juga selamat. Keberangkatan itu kita jadikan tiga zona, tujuannya tidak fokus dalam satu tempat,” jelasnya.
Tiga zona keberangkatan tersebut yakni zona pertama berangkat dari halaman PCNU, zona kedua berangkat dari Lapangan Canggu Kecamatan Jetis dan zona ketiga di Terminal Pungging Kecamatan Pungging. Nantinya keberangkatan tiga zona tersebut akan dikawal pihak kepolisian.

“Panitia peringatan Satu Abad NU memberikan waktu kepada warga NU Kabupaten Mojokerto untuk berangkat pada tanggal 6 Februari 2023, hari Senin. Panitia memberikan waktu yakni mulai pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB,” urainya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, KH Abdul Adzim Alwi menambahkan, pihaknya menghimbau agar warga NU Kabupaten Mojokerto yang akan berangkat ke Sidoarjo hendaknya mendaftarkan diri ke MWCNU masing-masing. Sehingga tidak ada yang berangkat tanpa daftar.
“Karena di sana nanti tidak hanya orang Jawa Timur tapi juga orang Indonesia bahkan luar negeri. PCI (Pengurus Cabang Istimewa) yang berada di luar negeri itu saja ada 73 negara. Itu nanti ikut di resepsi akbar Satu Abad NU di Sidoarjo,” tambahnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pcnu-mojokerto”]
Sehingga, PCNU Kabupaten Mojokerto menghimbau kepada warga NU Kabupaten Mojokerto untuk mendaftar. Namun jika tidak mendaftarkan, jika terjadi hal yang tak diinginkan maka PCNU Kabupaten Mojokerto tidak ikut bertanggungjawab.
“Jika berangkat secara individu tanpa melalui pintu MWCNU masing-masing, ketika ada apa-apa maka kami tidak bertanggungjawab. Namun mudah-mudah semua lancar. Kita tidak bisa membendung niat ke sana karena ini moment penting tapi usahakan terdaftar di MWCNU masing-masing karena satu pintu,” tegasnya.
Puncak Resepsi Akbar Satu Abad NU akan digelar di Gelora Delta Sidoarjo pada, Selasa (7/2/2023) pekan depan. Di puncak acara akan hadir tidak kurang dari 1 juta warga NU dari berbagai daerah untuk mengikuti acara yang digelar selama 24 jam non-stop. [tin/suf]






