Sumenep (beritajatim.com) – Sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada 2024 di Kabupaten Sumenep, dikategorikan rawan.
Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan, untuk Kabupaten Sumenep, hingga saat ini kondisinya aman dan kondusif. Namun berdasarkan perhitungan dan pemetaan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, untuk wilayah Madura termasuk Sumenep, dikategorikan sangat rawan.
“Khusus untuk Sumenep, disebut rawan karena kondisi geografis yang memiliki banyak pulau. Beberapa TPS di kepulauan dikategorikan rawan karena lokasinya jauh,” katanya, Jumat (22/11/2024).
Ia mengungkapkan, berdasarkan pemetaan, di Kabupaten Sumenep ada 17 TPS yang dikategorikan sangat rawan, 41 TPS rawan, dan 1913 TPS kurang rawan.
“Pola pengamanan di tiap kategori TPS tidak sama. Disesuaikan dengan tingkat kerawanannya. Yang jelas selain polisi, juga ada TNI dan Linmas untuk memperkuat pengamanan,” terangnya.
Ia memaparkan, pihaknya juga dibantu dengan Brimob Polda Jawa Timur untuk pengamanan Pilkada. Sebagian telah digeser ke wilayah kepulauan, yakni Pulau Raas, Sepudi, Kangean, dan Sapeken.
“Untuk BKO Brimob ada 6 satuan setingkat peleton (SST). Itu kami sebar ke wilayah kepulauan dan daratan. 4 SST di kepulauan, dan 2 SST stand by di daratan,” paparnya.
Sedangkan untuk pengawalan dan pengamanan logistik ke kepulauan, lanjut Kapolres, pihaknya telah melakukan bersamaan dengan pergeseran pasukan.
“Kami minta personel yang di BKO ke kepulauan segera melakukan koordinasi dan komunikasi dengan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh-tokoh yang berpengaruh di wilayah tersebut,” tuturnya. (tem/but)

as a preferred source on Google




