Mojokerto (beritajatim.com) – Kendaraan dinas menjadi salah satu sasaran uji emisi adalah menunjukkan jika pemerintah tidak hanya mengajak tetapi memberikan contoh secara langsung kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat uji emisi gratis.
Uji emisi gratis bagi kendaraan roda empat yang beroperasi di Kota Mojokerto digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto. Uji emisi gratis tersebut digelar Lapangan Raden Wijaya, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.
Uji emisi gratis ini menyasar 150 kendaraan dinas milik Pemerimtah Kota (Pemkot) Mojokerto, kendaraan operasional milik perusahaan swasta serta kendaraan roda empat milik warga kota maupun luar Kota Mojokerto.
“Kendaraan dinas menjadi salah satu sasaran uji emisi adalah menunjukkan jika pemerintah tidak hanya mengajak tetapi kita memberikan contoh secara langsung kepada masyarakat,” ungkap Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini.
Dari internal Pemkot Mojokerto ada kendaraan dinas yang difungsikan dalam rangka mendukung tugas pemerintahan, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), harus lolos uji emisi dalam rangka mendukung kualitas udara di Kota Mojokerto. Tujuannya agar menjadi lebih baik.
BACA JUGA:
Tambah 12 Medali, Kabupaten Mojokerto Peringkat ke-9 Porprov Jatim VIII
Orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini juga menyampaikan bahwa rendahnya indeks kualitas udara karena kendaraan bermotor merupakan salah satu problem dari wilayah perkotaan termasuk Kota Mojokerto. Namun bukan berarti harus pasrah.
“Kita tetap harus berupaya bagaimana indeks kualitas udara ini juga bisa kita minimalisir potensinya untuk menjadi lebih buruk. Kita minimalisir bersama agar kualitasnya bisa lebih baik. Salah satu upayanya adalah mengurangi tingkat polusi dari kendaraan bermotor,” terangnya.
Lebih lanjut, Ning Ita menyampaikan bahwa, uji emisi gratis tersebut sebagai edukasi agar kendaraan yang tidak lolos uji emisi mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Ning Ita menegaskan, jika nanti kendaraan milik masyarakat akan didorong untuk berkala melakukan uji emisi.
BACA JUGA:
Berjalan Beriringan, Atlet Kabupaten dan Kota Mojokerto Raih Emas Balap Sepeda Criterium Putra-Putri
“Tujuannya agar kita juga mengetahui ketika tidak lolos ada upaya-upaya untuk segera dilakukan tindakan yang solutif dalam rangka bersama-sama menjaga kualitas udara di kota Mojokerto agar lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.
Pada uji emisi gratis ini, setiap kendaraan yang telah diuji akan ditempeli sticker. Sedangkan bagi kendaraan yang dinyatakan tidak lolos akan diedukasi untuk melakukan perbaikan-perbaikan sebelum nantinya dilakukan operasi bersama dengan kepolisian. [tin/beq]






