Magetan (beritajatim.com)– Pemerintah Kabupaten Magetan melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT), kepala sekolah, serta kepala UPTD puskesmas dalam upaya memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat mesin birokrasi serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
“Pelantikan hari ini adalah salah satu rangkaian dari upaya besar kita untuk semakin memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Magetan,” ujar Nanik.
Menurutnya, penguatan birokrasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama sebagai pengambil kebijakan, tenaga kesehatan di puskesmas, hingga kepala sekolah sebagai pilar pembentukan karakter generasi muda.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses rotasi telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemkab Magetan juga telah melalui tahapan prosedural, termasuk memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap pergeseran jabatan tetap berada dalam koridor sistem merit dan memenuhi aspek legalitas formal,” jelasnya.
Bupati Nanik juga meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja yang baru. Ia berharap rotasi tersebut menjadi momentum penyegaran organisasi agar kinerja pemerintahan semakin inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepada para kepala puskesmas yang baru dilantik, Nanik menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan. Menurutnya, puskesmas merupakan wajah pemerintah di mata masyarakat.
“Pastikan tidak ada satu pun warga yang terhambat mendapatkan layanan kesehatan hanya karena masalah administrasi atau prosedur,” tegasnya.
Selain sektor kesehatan, Bupati juga menyoroti peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Magetan. Ia meminta para kepala sekolah mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital.
“Teknologi seperti kecerdasan buatan harus dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan pengganti proses berpikir kritis siswa,” katanya.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Suwata sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Magetan, Sunarti Condrowati sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Magetan, serta Eko Muryanto sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.
Selain itu, terdapat pula Sucipto sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Uswatul Chasanah sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Masruri sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta Joko Trihono sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
Pejabat lainnya yang dilantik antara lain Elmi Kurniarto Widodo sebagai Kepala Dinas Sosial, Saif Muchlissun sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Rudi Harsono sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Suwito sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Bupati juga melantik Jaka Risdiyanto sebagai Sekretaris DPRD Magetan, Benny Adrian sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Endang Ambarwati sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta Parminto Budi Utomo sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Selain itu, Arif Ridwan dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Suhardi sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Sukartini sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Serta kepala puskesmas dan kepala sekolah, total pejabat yang dilantika adalah 155 orang.
Bupati berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk membawa kemajuan bagi Kabupaten Magetan.
“Saya percaya bapak dan ibu mampu menjawab amanah ini dengan karya nyata yang membanggakan,” pungkasnya. [fiq/aje]






