Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 11 mahasiswa asal Amerika Serikat berkunjung dan belajar kebudayaan Indonesia di Untag Surabaya. Di sana, mereka diterima langsung oleh Rektor Untag Surabaya Prof Mulyanto Nugroho.
Kunjungan mahasiswa dari Amerika itu, kata Prof Nugroho, sejalan dengan visi Untag Surabaya, yakni menjadi kampus berskala internasional. Diketahui, para mahasiswa tersebut berasal dari tiga kampus berbeda, yakni University of Florida, Auburn University, dan University Of Oklahoma.
“Kedatangan mereka kami sambut dengan baik untuk belajar dan bertukar informasi terkait budaya hingga tradisi akademik. Hal ini tentu saja baik dan searah dengan semangat Untag Surabaya untuk melakukan internasionalisasi,” kata Prof Nugroho, Selasa (13/6/2023).
Dalam kunjungannya, mahasiswa Amerika itu langsung dikenalkan berbagai kegiatan dari culture exchange hingga campus tour. Bahkan, mereka juga berkesempatan belajar dan memainkan langsung alat musik gamelan.
RyLee Kriener, mahasiswa University of Florida mengaku bahagia bisa berkesempatan memainkan alat musik tradisional Indonesia itu. “Pengalaman yang luar biasa! Suara yang dihasilkan benar-benar otentik. Melodi hingga pola ritmis yang memukau membuat saya terpesona,” ungkapnya.
Selain bermain gamelan, mereka juga berkesempatan melihat langsung Wayang Kulit di Perpustakaan Untag Surabaya. Lalu berkunjung ke Pameran Lukisan bertajuk ‘Bulan Bung Karno’ di Plasa Proklamasi.
BACA JUGA:
Untag Surabaya Persembahkan Karya 28 Pelukis di Bulan Bung Karno
Salah satu lukisan bergambar Bung Karno sambil mengangkat telunjuk ke atas dengan latar Bendera Merah Putih ini menarik perhatian salah satu mahasiswa asal University of Oklahoma, Jacob Weeks. “Sangat mengesankan. Goresan kuas dan kombinasi warnanya sangat realistis,” katanya.
Sementara itu, Fanzial Ulhaq, mahasiswa Sastra Inggris Untag Surabaya mengungkapkan rasa bangganya dapat berinteraksi langsung dengan mahasiswa asing. Menurutnya ini merupakan kesempatan berharga baginya. “Kolaborasi antara mahasiswa Untag Surabaya dan mahasiswa luar negeri ini semoga dapat memperkuat persahabatan lintas budaya,” tuturnya. [ipl/kun]






