Surabaya (beritajatim.com) – Bek asal Brasil, Leo Lelis resmi menorehkan 100 penampilan di kompetisi Super League saat membela Persebaya Surabaya dalam laga menghadapi Malut United.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Leo selama enam musim berkarier di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Bagi pemain berposisi bek ini, angka 100 bukan sekadar statistik, melainkan hasil dari proses panjang yang penuh perjuangan.
“Ini adalah momen yang sangat spesial bagi saya. Bisa mencapai pencapaian ini bersama Persebaya dengan seragam hijau tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Saya sangat bahagia,” ujar Leo.
Perjalanan karier Leo di Indonesia dimulai bersama Persiraja Banda Aceh. Dari klub tersebut, ia mulai beradaptasi dengan karakter permainan di kompetisi domestik.
Setelah itu, Leo sempat memperkuat Persebaya pada musim 2022/2023 sebelum melanjutkan karier ke beberapa klub lain, termasuk Persijap Jepara. Kini, ia kembali menjadi bagian dari skuad Bajol Ijo.
Dalam perjalanannya, Leo juga menyimpan sejumlah momen penting yang membekas. Salah satunya saat menghadapi Arema FC ketika masih membela Borneo FC.
“Saya masih ingat pertandingan pertama saya di Super League saat membela Persiraja Banda Aceh, termasuk laga melawan Arema FC pada 6 Oktober 2023. Itu menjadi bagian penting dalam perjalanan karier saya,” tuturnya.
“Itu menjadi bagian penting dalam perjalanan karier saya,” imbuhnya.
Selama enam musim tampil di Super League, Leo telah mencatatkan 13 gol. Statistik tersebut menunjukkan kontribusinya tidak hanya dalam bertahan, tetapi juga saat membantu serangan.
Kini, fokus pemain berusia 20-an tahun itu tetap tertuju pada Persebaya. Ia bertekad untuk terus memberikan kontribusi maksimal demi membawa tim meraih hasil terbaik di setiap pertandingan.
“Target saya selalu sama, memberikan yang terbaik untuk Persebaya,” ucapnya.
Lebih jauh, Leo juga berharap bisa terus berkembang dan menorehkan pencapaian baru bersama Bajol Ijo.
“Saya ingin terus berkembang, meraih kemenangan, dan menambah lebih banyak momen indah bersama tim ini,” pungkasnya. (ted)






