Surabaya (beritajatim.com) – Lotus Art Courses gelar Melukis Bersama dalam acara Rustic Fest 4.0, di Rustic Market Forest Tree Surabaya, Minggu (22/10/2023) sore.
Melukis Bersama ini diikuti oleh 10 pelukis cilik yang berasal dari peserta didik Lotus Art Courses. Sepuluh anak itu adalah Laura Sheeva, Raisya Kayla W, Catalina Hutapea, Pande Made Nanda Putra, Yurin Rachmawati, Elmeira Nadya A, Anggita Rastriary, Alisha Khaira W, Azzahra Waradhana S, dan Salsabila Mutiara P.
“Acara kali ini hanya dilakukan secara internal. Banyak sekali sebenarnya anak didik Lotus Art yang ingin berpartisipasi. Namun, hanya kita ambil 10 peserta saja,” ujar I Putu Mahendra, owner Lotus Art Courses.
Dengan mengikuti acara ini, Mahendra berharap agar mental anak-anak dapat terbangun. Lantaran mereka melukis di tempat umum, di mana banyak sekali orang yang menyaksikannya.
Tampak para peserta sangat antusias mengikuti acara Menggambar Bersama tersebut. Seperti salah satu peserta, Anggita Rastriary (14), yang tengah melukis seorang pria yang sedang bersantai di dekat api unggun, sembari menikmati segelas minuman.
BACA JUGA: Festival Musik Tradisional Tongklek Lamongan Meriah
Siswi asal SMPN 52 Surabaya, kelas VIII, tersebut mengaku bahwa lukisannya terinspirasi dari hobinya menonton anime.
“Sebenarnya ini bukan karekter anime, hanya terinspirasi saja. Jadi lebih ke imajinasi sendiri,” ujarnya.
Anggita mengaku bahwa ia memang suka menggambar sejak kecil. Berkat dukungan orang tuanya, akhirnya ia mulai memperdalam kemampuan di bidang seni tersebut dengan bergabung di sanggar Lotus Art.
Begitu juga dengan peserta lainnya, seperti Catalina Hutapea (8) siswi kelas III, SD Berkat Citraland, tersebut yang sangat didukung oleh sang ibunda, Elisabeth Maharani.
“Belajar akademik saja tidak cukup, harus diimbangi dengan seni. Dengan begitu otak kanan dan kirinya akan seimbang,” ujar Elisabeth.
BACA JUGA: Unik dan Menarik, Ini 8 Kuliner Khas Madura yang Sayang untuk Dilewatkan
Tak ayal jika ketiga anaknya juga belajar seni, yang kebetulan ketiganya sama-sama menyukai seni menggambar dan melukis. Kegemaran tersebut tidak lepas juga dari darah seni orang tuanya.
Menurut Elisabeth, Catalina biasanya lebih sering mengambar menggunakan crayon, tetapi satu bulan terakhir ini, putrinya tampak lebih menyukai melukis menggunakan cat air.
Saat ditanya, Catalina mengaku memang terinspirasi dari sang mama dan kedua kakaknya. Adapun dalam kesempatan kali ini, ia memilih untuk melukis kucing oren lantaran teringat dengan hewan peliharaannya di rumah. (fyi/nap)






