Surabaya (beritajatim.com) – Pertumbuhan ekonomi yang melambat serta perkembangan teknologi yang semakin maju, membuat banyak lulusan perguruan tinggi mengkhawatirkan prospek pekerjaan mereka.
Untuk mengatasi masalah ini, beberapa situs finance dan data Payscale membuat daftar jurusan kuliah yang berpotensi besar menghasilkan gaji dan karier dengan rata-rata yang tinggi.
Jenjang karier yang dimaksud adalah jumlah gaji setiap tahun, dari awal kerja hingga perkiraan gaji tiga tahun memasuki jalur karier.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kerja”]
Berikut 10 jurusan teratas di Indonesia yang memiliki prospek gaji tinggi tahun 2023.
1. Teknik elektro dan ilmu komputer
Prospek kerja jurusan teknik elektro dan ilmu komputer tidak akan pernah ketinggalan zaman. Dua jurusan yang persaingan masuknya ketat ini secara alami terus dibutuhkan manusia.
Siapa yang tidak butuh listrik dan komputer? Lulusan jurusan ini akan sangat dicari untuk industri ekonomi Indonesia pada tahun 2023 mendatang.
Melansir Campus Queeper, gaji rata-rata yang diperoleh yaitu Rp 3.500.000 – Rp 10,000,000 per bulan.
2. Dokter dan asisten medis
Seorang dokter adalah tonggak utama prospek kesehatan nasional. Sedangkan asisten medis dapat membuat diagnosis, mengembangkan rencana perawatan, dan meresepkan obat dengan pengawasan dokter berlisensi. Yang artinya kedua profesi ini sangat dibutuhkan setiap tahunnya.
Dikutip dari laman Rekuten, gaji rata-rata dokter yaitu Rp. 3.000.000 – Rp. 80.000.000 per bulan tergantung spesialis. Sementara itu, melansir laman Gajiku, gaji rata-rata asisten medis yaitu Rp. 2.000.000 – Rp. 9.000.000 per bulan.
3. Teknik perminyakan
Bahan alam minyak masih menjadi penyokong utama industri tahun depan. Untuk itu jurusan Insinyur perminyakan sangat dibutuhkan untuk memelihara dan membuat peralatan baru yang mengekstraksi gas alam dan minyak.
Gaji rata-rata: Rp. 3.000.000 – Rp. 7.000.000 (melansir universitas123). Namun menurut situs salaryexpert.com, gaji dari seorang insinyur perminyakan atau Petroleum Engineer di Indonesia bisa mencapai Rp 561.378.266 per tahunnya.
4. Riset operasional (analisis sistem) dan teknik industri
Riset operasional memecah masalah manajemen yang kompleks menjadi komponen dasar yang dapat ditangani melalui analisis matematis. Sedangkan Teknik Industri mempelajari bagaimana mengoptimalisasi kegiatan manusia seperti; produksi, pengelolaan dan ekonomi.
Kedua jurusan ini sangat diperlukan industri Indonesia pada tahun 2023. Melansir dari laman gajimu, gaji rata-rata yaitu dari Rp 3.488.361 – Rp 14.089.086 per bulan.
5. Teknologi rekayasa nuklir
Tahun 2023 para ilmuwan masih berlomba-lomba mencari sumber energi berkelanjutan. Di tengah kondisi itu jurusan teknologi rekayasa nuklir telah muncul sebagai sektor penting yang dibutuhkan pasar.
Dilansir dari laman smartpresent, gaji rata-rata yaitu Rp 890 juta – Rp1,4 miliar.
6. Teknik metalurgi
Metalurgi membantu mengubah logam menjadi barang yang berguna.
Pernahkah kamu mendengar Jurusan Teknik Metalurgi? Di Indonesia, jurusan ini hanya ada di beberapa universitas saja. Perusahaan besar banyak mencari jurusan ini untuk mengelola logam dan baja menjadi barang yang berguna.
Melansir situs Gajimu, gaji rata-rata yaitu Rp 3.755.675 – Rp 12.674.179 per bulan.
7. Teknik pertambangan
Seorang insinyur pertambangan dapat melakukan berbagai tugas, meliputi penggalian, eksplorasi, pemrosesan, atau sekadar memikirkan cara membuat tambang lebih aman bagi pekerja.
Diperkirakan pada tahun 2023, industri pertambangan masih menggeliat di Indonesia.
Mengutip laman Gajimu, gaji rata-rata yaitu Rp 3.755.675 – Rp 12.674.179 per bulan.
8. Teknik dirgantara
Teknik dirgantara atau teknik penerbangan mempelajari segala sesuatu yang terkait dengan upaya penjelajahan manusia di dalam atmosfer dan di luar angkasa.
Gaji rata-rata: Rp 20.000.000 – Rp 25.000.000 per bulan.
9. Rekayasa kimia dan biomolekuler
Jurusan rekayasa kimia dan biomolekuler juga membawahi ilmu Nanoteknologi dan studi tentang protein.
Melansir situs Tipkerja, gaji rata-rata yaitu Rp 4.700.000 hingga Rp 7.000.000 per bulan.
10. Matematika komputasi dan terapan
Matematika masih menjadi jurusan yang terapannya penting untuk industri, bahkan kehidupan sehari-hari. Gelar matematika terapan mengawinkan konsep matematika dengan bidang-bidang seperti kimia, teknik, biologi, dan ilmu komputer.
Melansir laman Glints, gaji rata-rata berkisar Rp 5.000.000 – Rp 60.000.000. (kai/nap)






