Politik Pemerintahan

Saat Hamil, Dina 2 Kali Digigit Tikus

Surabaya (beritajatim.com) – Sinergi antara Pemkot Surabaya dengan Pemprov Jawa Timur memberikan titik cerah bagi keluarga Dina Oktaviana. Kini, Dina beserta anak dan Ibunya dapat tinggal di Rusunawa Gunungsari Surabaya.

Dina adalah ibu dari ananda Pandhu, bayi penderita Facial Cleft Hydrocephalus Myelomeningocele. Sebelum pindah ke Rusunawa Gunungsari, Dina yang ditinggalkan suaminya ini harus hidup bersama bayi dan ibunya di rumah petak kecil berukuran 2×6 M di kawasan Jojoran-Surabaya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya Chandra Oratmangun memastikan jika permasalahan Dina tidak diabaikan oleh jajaran pemerintahan Wali Kota Risma. Bantuan langsung diberikan cepat bersinergi dengan jajaran pemerintahan Gubernur Khofifah.

“Ini ada bantuan dari Bu Wali langsung. Lalu, dari teman-teman Pemprov Jatim ini juga ada bantuan rusun. Kami bersinergi. Untuk terkait masalah kondisi perekonomiannya juga teman-teman dari Dinas Sosial sudah bergerak,” kata Chandra.

Terkait layanan kesehatan yang diperlukan Bayi Pandhu, Chandra memastikan jika bantuan pun telah diberikan. “Dinas Kesehatan bekerja sama dengan RSUD dr Soetomo Surabaya juga berkoordinasi,” ujarnya.

“Sebelumnya kan untuk operasi pertama sudah. Nanti operasi-operasi selanjutnya juga akan jadi perhatian,” lanjut Chandra.

Terkait kondisi yang dialami sang Buah Hati, Dina menjelaskan jika suaminya telah lama pergi meninggalkan mereka. “Ketika mengetahui bayi yang dilahirkan kekurangan secara fisik,” katanya.

”Sejak lahir sampai sekarang, mertua pun tidak pernah sekalipun menengok anak saya, katanya malu punya cucu seperti ini,” jelas Dina lebih lanjut.

Saat hamil, menurutnya, Dina pernah dua kali digigit tikus di bagian kaki. Saat itu usia kehamilannya menginjak 5 bulan.

”Di rumah saya memang banyak tikus, maklum lingkungannya kumuh. Saat hujan turun, lantainya banjir, karena bocor,” beber Dina.

“Gara gara digigit tikus saat hamil itulah, kemungkinan besar penyebab Pandhu lahir mengalami kondisi seperti saat ini. Itu kata Dokter yang pernah memeriksa saya serta Pandhu,” pungkasnya. [ifw/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar