Politik Pemerintahan

Tidak Turun Jalan

Buruh Gresik Malah Joged Bersama dan Santuni Anak Yatim Piatu

Gresik (beritajatim.com)- Ribuan buruh Gresik dari berbagai elemen tidak turun jalan saat memperingati Hari Buruh 1 Mei (May Day). Sebaliknya, mereka berjoged bersama dengan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) antara lain Wabup Gresik, M.Qosim, Dandim 0817, serta Kapolres Gresik.

Selain joged bersama, elemen buruh Gresik juga melakukan kegiatan menyantuni anak yatim piatu. Kegiatan yang berlangsung di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) itu diikuti ribuan buruh. Serta juga disediakan makan gratis, dan bazar sembako murah yang dijual dengan harga Rp 15 ribu per paketnya.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, situasi kamtibmas saat pelaksanaan May Day berlangsung tertib, dan kondusif tanpa ada gesekan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan buruh di Gresik yang dikemas berkumpul bersama sambil menyantuni anak yatim piatu,” katanya, Rabu (1/05/2019).

Sementara Ketua DPC LEM (Logam, Elektronik, dan Mesin) SPSI Gresik, Ali Muhsin menuturkan, kegiatan seperti ini untuk kesekian kalinya dilakukan seperti tahun lalu.

“Kami berterima kasih kepada teman-teman yang menyempatkan diri menghadiri kegiatan May Day is Fun Day yang dikemas dalam Paguyuban Gresik Kampung Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SPSB) bersama Forpimda,” tuturnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, Ninik Asruki menyatakan selama ini komunikasi antara buruh dengan instansinya berjalan baik. Bahkan, terkait dengan itu penguatan di tripatit baik itu mengatur soal UMK maupun upah KHL dilibatkan.

“Kami selalu mengutamakan penguatan di tripatit sebagai solusinya. Baik itu apa yang dimau oleh buruh, dan apa yang diinginkan pengusaha,” pungkasnya. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar