Peristiwa

Tersangka Penghina Risma Tiba-tiba Jongkok, lalu Menangis

Tersangka saat bersama petugas usai melakukan live di stasiun televisi swasta di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (6/2/2020). [Foto/istimewa]

Surabaya (beritajatim.com) – Mengenakan baju tahanan oranye, tersangka kasus ujaran kebencian Zikria Dzatil (43) menangis, Kamis (6/1/2020). Zikria Dzatil syok usai wawancara dengan wartawan. Bahkan, saat berjalan dari gedung utama Polrestabes Surabaya menuju gedung pemeriksaan pelaku tiba-tiba jongkok.

Seperti diketahui, Zikria Dzatil (43) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di media sosial. “Kayaknya jangan wawancara karena dia (Zikria Dzatil) syok,” jelas petugas penyidik dengan singkat sembari berlalu.

Kepada jurnalis, Zikria Dzatil juga mengaku tak bisa wawancara. Dengan kode singkat, ibu tiga anak ini menggelengkan kepala. Usai berlalu dan berjalan sekitar 100 meter, pelaku tiba-tiba jongkok dan menangis. Petugas yang membawa air mineral langsung memberinya minum. Petugas nampak dengan sabar memberikan pengertian dan memapah pelaku agar kembali melanjutkan langkahnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menjelaskan, pelaku saat ini masih dilakukan penyelidikan guna melengkap berkas perkaranya. “Kita masih melengkapi berkas terutama dengan memeriksa saksi-saksi yang ada. Secara total masih 16 saksi dan empat di antaranya adalah saksi ahli,” jelasnya.

Apakah kepolisian juga memanggil rekan Zikria Dzatil sebagai saki? Sudamiran enggan menjelaskan secara detail. “Saksi rekan pelaku ini bagian dari materi penyelidikan, jadi gak bisa kita jelaskan secara detail. Yang pasti kita masih melakukan penyelidikan dan melengkapi berkas,” tandasnya. [man/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar