Peristiwa

Menyeberang Jalan Sambil Berlari, Bocah 14 Tahun Terlindas Mobil

Mojokerto (beritajatim.com) – Muhammad Nur Habibur (14) tewas di Jalan Raya Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Awalnya, warga Dusun Jati, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, ini bersama lima orang temannya hendak menyeberang jalan.

Kasi Penanggulangan Bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, Didik Soedarsono mengatakan, korban merupakan salah satu santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

“Korban bersama lima orang temannya pulang dari menghadiri acara haul KH Achyat Chalimy atau Abah Yat di Kota Mojokerto. Korban hendak menyeberang jalan. Dia berlari dari arah utara ke selatan, namun saat di tengah jalan, ada mobil sejenis jeep/Katana dari arah timur,” ungkapnya, Jumat (29/3/2019).

Masih kata Didik, usai menyerempet korban, kendaraan tersebut melarikan diri ke arah barat, sementara tubuh korban terpelanting ke utara. Naas, pada saat yang bersamaan ada truk box dari arah barat, sopir sudah berusaha untuk melakukan pengereman.

“Namun tetap saja bagian kepala korban terlindas ban truk. Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka serius di bagian kepala. Kejadiannya sekira pukul 23.00 WIB semalam,” jelasnya.

Didik menjelaskan, sopir mobil box tersebut sempat hendak melarikan diri saat mengetahui korban yang ditabrak meninggal. Namun karena kesigapan petugas, sopir mobil tersebut berhasil dihentikan di daerah Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Kasus kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal tersebut ditangani Unit Laka, Satlantas Polres Mojokerto. Namun belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hal itu. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar