Peristiwa

Innalilahi.. Bayi yang Dilahirkan di Hutan Akhirnya Meninggal

foto/ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Duka mendalam masih dirasakan keluarga Yuliono dengan istrinya Lastri Sulistianingsih (34) warga RT 28, RW 07, Dusun Puguhrejo, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro.

Setelah berjuang keras hingga melakukan persalinan di jalan kawasan hutan Desa Betek, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 07.30 WIB. Kini bayi yang lahir meninggal dunia.

Bayi laki-laki yang lahir dengan berat 1,6 kilogram memang usai kelahirannya prematur. Diperkirakan Lastri akan melahirkan pada 26 Januari 2020 sesuai observasi hasil USG dokter. Namun, baru delapan bulan ternyata sudah kontraksi.

Selama merasakan kontraksi tersebut, Lastri bermaksud untuk ke Puskesmas. Baru berjalan sekitar dua kilometer dia sudah tidak tahan dan melahirkan di jalan. Selama proses persalinan tersebut Lastri dibantu oleh seorang anggota kepolisian yang tak sengaja lewat.

Akhirnya bayi yang dilahirkan selamat. Namun selama dua hari, bayi tersebut harus menjalani perawatan dengan incubator. “Kemarin sekitar jam tiga sore meninggal. Oleh keluarga juga langsung dimakamkan,” ujar Camat Gondang, Triguno, Minggu (8/12/2019).

Sebelumnya diketahui, proses persalinan Lastri sempat viral di media sosial. Terlihat seorang anggota kepolisian, Kanit Binmas Polsek Gondang Ipda BJ Handoko membantu proses persalinan dengan caranya sendiri. Anggota polisi tersebut tidak sengaja saat hendak apel pagi mengetahui ada warganya yang membutuhkan pertolongan.

“Pikiran saya hanya bagaimana agar bayi yang lahir ini bisa selamat. Karena saya sendiri tidak memiliki kemampuan khusus di bidang medis,” ungkapnya. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar