Hukum & Kriminal

Terungkap! Pembunuh Wanita Tua di Kediri Pacar Korban

Kediri (beritajatim.com) – Kasus pembunuhan terhadap Sukinem (83) pemulung yang tinggal di seputaran Pasar Setono Betek, Kota Kediri terungkap. Polresta Kediri berhasil menangkap dua orang pelaku.

Mereka, Dedi Asmawan (26) dan Ahmad Setiawan (25), keduanya warga Desa Kauman, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Pelaku Dedi Asmawan adalah pacar korban. Sementara Ahmad Setiawan, teman Dedi.

Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi mengatakan, kedua tersangka berhasil diamankan setelah dalam pengejaran selama setengah bulan. Tersangka Dedi terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya karena berusaha melarikan diri.

“Berkat kerja keras anggota, akhirnya kedua tersangka berhasil kita amankan,” kata AKBP Anthon Haryadi dalam pres rilis, Kamis (14/2/2019).

Masih kata Kapolresta, tersangka menghabisi nyawa korban karena ingin memiliki hartanya. Tersangka membunuh dengan cara mencekik leher dan menyumpal mulut korban menggunakan kain. Setelah itu, tersangka kabur dengan melucuti perhiasan emas serta uang korban.

Perhiasan yang digasak tersangka berupa dua buah cincin, dua buah gelang dan uang tunai ssbesar Rp 1,6 juta. Kini tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di sel tahanan.

Diberitakan sebelumnya, jenasah Sukinem alias Mak Menthil ditemukan di rumah kosnya di seputaran Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Senin (28/2/2019) lalu. Wanita berusia 83 tahun yang sehari hari sebagai pemulung ini tewas karena dibunuh. Pasalnya, jenasah dalam keadaan tangan terikat dan mulut tersumpal kain. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar