Hukum & Kriminal

Mutilasi ‘Mayat dalam Koper’, Pelaku ternyata Minum Obat Perangsang

Kediri (beritajatim.com) – Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, perilaku sadis tersangka pembunuhan mutilasi Budi Hartanto dipicu oleh kebiasaan mengkonsumsi narkoba.

Dialah tersangka Azis Prakoso yang diketahui sering mengkonsumsi obat–obatan yang bersifat stimulan. Kuat dugaan, obat tersebut adalah narkoba yang berdampak memunculkan sifat sadis, sehingga tega memutilasi korban.

“Tersangka Azis kerap mengkonsumsi obat-obatan yang bersifat stimulan,” kata Kombes Pol Frans Barung Mangela disela rekonstruksi pembunuhan di warung tersangka Aris Sugianto di Jalan Surya Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (24/4/2019).

Barung menambahkan, pemicu pembunuhan adalah berawal ketika korban dan Aris cek cok dan Azis menegur. Namun, justru menyebabkan korban bertengkar dengan Azis dan korban memukul Azis. Namun karena Azis mengkonsumsi obat yang bersifat stimulan, semacam narkoba, sehingga memunculkan sifat sadis.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan undang–undang pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Diberitakan sebelumnya, dua tersangka Aris dan Azis menjalani rekonstruksi pembunuhan terhadap Budi Hartanto, pegawai honorer sekaligus guru dance asal Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Keduanya memperagakan 38 agenda pembunuhan hingga membuang jenazah korban dalam sebuah koper secara terpisah antara tubuh dan bagian kepalanya. [nng/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar