Surabaya (beritajatim.com) – Eka Christian, salah satu peserta disabilitas di YESTECH Youth Leadership Workshop and Showcase yang digagas Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) tampak antusias. Eka yang merupakan musisi disabilitas mengambil pelatihan Digital Marketing demi memaksimalkan kanal Youtube-nya.
Eka memang sering mengupload keahliannya bermain piano, biola dan bernyanyi diberbagai acara gereja, acara resmi hingga pernikahan. Namun upayanya meninggalkan jejak digital menurutnya belum maksimal. Hal ini juga yang membuat Eka mendaftar pelatihan yang dihelat oleh Plan Indonesia.
“Ternyata bermusik dan aktif di kanal youtube saja tidak cukup. Harus dipromosikan dengan segmen pasar yang jelas juga. Inilah yang membuat saya tertarik ikut pelatihan Digital Marketing selama 2 bulan di kegiatan ini,” papar alumni Unesa ini, saat ditemui beritajatim.com, Selasa (25/7/2023).
Meskipun memiliki keterbatasan dalam penglihatan tak menyurutkan semangat musisi ini untuk belajar IT. Eka mengaku dirinya sosok yang ingin tahu banyak hal sehingga mudah baginya mempelajari IT.
Berbeda dengan Gede Ardi Pratama, mahasiswa UPN Veteran Jatim jurusan Informatika yang juga mengikuti program serupa mengaku memiliki banyak kesempatan untuk mengaplikasi ilmunya di bangku kuliah.
“Di program ini peserta ditantang untuk membuat project sendiri dan berkolaborasi dengan perusahan yang besar. Seperti saya diperbolehkan membuat desain usulan untuk website Sparkling Surabaya dan itu sangat menantang,” kenangnya.
Bagi Gede pengalaman dan tantangan yang diberikan selama pelatihan sangat penting baginya. Harapannya setelah lulus nanti pengalaman yang didapatkannya mampu mendapatkan pekerjaan impiannya.
Program Youth Excellence for Smart Technology (YESTECH), ini didukung Lenovo Foundation dan Plan International Hong Kong. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan kerja, dan keterampilan TI generasi muda di Surabaya khususnya mereka yang berusia 18 hingga 29 tahun dalam bidang pemasaran digital, perbaikan hardware, jaringan komputer, dan pemrograman web.
Benedictus Wahyu Sadewo, Programme Manager Youth Employment and
Entrepreneurship, menyatakan melalui leadership workshop dan project showcase, pihaknya tidak hanya membekali para peserta dengan keterampilan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengimplementasikan program-progam TI yang sudah dibuat.
“Termasuk memberikan kesempatan untuk bekerja sama dengan pelaku industri, termasuk UMKM dan sektor swasta. Acara ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung generasi muda di Surabaya, terutama para wanita muda, yang sejalan dengan misi Pemerintah Kota Surabaya dalam mempromosikan pekerjaan yang layak dan peluang penghasilan.” paparnya.
Lebih dari 70 bakat talenta digital muda menunjukkan potensinya dalam bidang teknologi informasi (IT) serta memfasilitasi keterhubungan dengan para pelaku industri dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam YESTECH Youth Leadership Workshop and Showcase Proyek ke-2. Kegiatan tersebut berhasil digelar di Hotel Santika Gubeng, Surabaya ini. [rea]






