Malang (beritajatim.com) – Workshop sosial yang digelar oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur dari Fraksi PDIP, H.Gunawan, membahas masalah kemiskinan di era globalisasi.
Workshop yang digelar di kediaman H. Sugianto Dusun Sidodadi, Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ini, dihadiri oleh ratusan peserta dari Kecamatan Gedangan dan Sumbermanjing Wetan.
Dalam workshop tersebut, salah satu pemateri, Choirul, menjelaskan bahwa kemiskinan menjadi proses untuk dituntaskan oleh pemerintah. Kata Choirul, orang menjadi miskin karena rendahnya produktivitas dan minusnya ilmu pengetahuan.
“Dengan workshop sosial yang disampaikan oleh Abah Gunawan ini, akan membantu masyarakat untuk menambah ilmu pengetahuan,” terang Choirul, Jumat (28/7/2023).
Selain masalah kemiskinan, Choirul juga membahas tentang era globalisasi yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia. Menurutnya, di era globalisasi saat ini, kita semua harus mengikuti perkembangan dunia.
BACA JUGA:
Anggota DPRD Jatim Salurkan Kursi Roda ke Nenek di Tuban
Sebagai dampak dari era globalisasi ini, kita bisa cepat berkomunikasi dengan saudara-saudara di negara lain, baik lewat Facebook, Instagram, youtube dan Tiktok.
Menanggapi angka kemiskinan yang tinggi, Gunawan menjelaskan, sebagai penyumbang kemiskinan terbanyak di Jawa Timur adalah Kabupaten Sampang dan Bondowoso.
“Kemiskinan di dua wilayah itu menjadi Pekerjaan Rumah (PR) DPRD Provinsi Jawa Timur untuk memprioritaskan dua wilayah itu menjadi sejahtera,” terang Abah Gunawan, panggilan akrabnya.
BACA JUGA:
Yordan DPRD Jatim: Sistem PPDB SMA/SMK Belum Akomodasi Keluarga Miskin
Abah Gunawan menuturkan, untuk meminimalisir angka kemiskinan di dua wilayah tersebut, pihaknya akan mengutamakan pendidikan disana. Menurutnya, sebagai penyumbang kemiskinan itu karena rendahnya sektor Sumber Daya Manusia (SDM) dan itu sangat penting.
“Untuk itu kita harus sering-sering melakukan pemberdayaan dengan cara memberi motivasi kepada masyarakat agar tidak malas untuk bekerja serta mengambil peluang-peluang usaha,” pungkas Abah Gunawan. [yog/beq]






