Surabaya (beritajatim.com) – Yayasan Wings Peduli bersama Pemkot Surabaya menanam 1.000 bibit pohon di Adventure Land Romokalisari, Jumat (24/4/2026). Aksi ini juga melibatkan ratusan pelajar untuk membersihkan sampah di area pesisir.
Penghijauan ini bertepatan dengan peringatan Hari Bumi sebagai langkah nyata menjaga kelestarian alam. Sebanyak 500 bibit mangrove dan 500 cemara udang disiapkan untuk memperkuat ekosistem wilayah pantai.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Nanik Sukristina, menyebut kegiatan ini menyasar generasi muda. Ia ingin anak didik lebih paham mengenai pentingnya kesadaran terhadap lingkungan sehat.
“Hari ini kita melaksanakan gerakan bersih-bersih pantai. Kemudian gerakan untuk menanam 1.000 pohon bekerja sama dengan Yayasan Wings Peduli,” ujar Nanik.
Pemilihan jenis tanaman disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah Surabaya Barat tersebut. Mangrove dan cemara udang memiliki fungsi perlindungan fisik pantai serta perbaikan kualitas udara di perkotaan.
“Mangrove itu akarnya kuat sekali, bisa menahan abrasi. Kalau cemara udang kita ketahui bersama daunnya bisa mempengaruhi kualitas udara,” jelas Nanik.
Perwakilan Yayasan Wings Peduli, Oucky Hertanto, mengerahkan sekitar 300 orang untuk menyukseskan aksi peduli lingkungan ini. Peserta berasal dari lintas dinas, sekolah, hingga komunitas aktivis lingkungan hidup.
“Ini salah satu ikhtiar upaya kami untuk berkontribusi sedikit banyak terkait dengan kebersihan kota Surabaya dan juga agar Kota Surabaya semakin maju,” kata Oucky.
Kolaborasi ini tidak berhenti di satu lokasi saja. Oucky menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus bekerja sama menghijaukan titik-titik hutan kota lainnya di wilayah Surabaya pada masa mendatang.
“Anak-anak itu merupakan generasi penerus bangsa. Jika sedari kecil sudah dibiasakan cinta lingkungan, wawasan mereka akan semakin terbuka dengan generasi-generasi penerus ini,” tandasnya. [ipl/aje]






