Bojonegoro (beritajatim.com) – Website Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro berisi kritikan terhadap instansinya sendiri. Kritikan-kritikan itu ditulis dalam judul di kolom berita dan sejumlah kolom lain seperti pada kolom Komisi C.
Website DPRD Bojonegoro (http://dprd.bojonegorokab.go.id/main.php) itu diduga diretas. Peretas menyematkan tulisan yang berisi kritik terhadap lembaga legislatif. Beberapa kritikan yang disematkan diantaranya, ‘Faktor Utama Rendahnya SDM Indonesia, Karena Dana APBD dihabiskan untuk Anggota DPRD’.
Selain itu juga, ‘DPRD Kerjanya Apa?’, ‘Rapat Tidur Untuk Semua Anggota Dewan’, ‘Forum Gay Discussion’ dan banyak lagi. Peretasan situs website resmi DPRD Bojonegoro itu tidak sekali ini saja terjadi. Sebelumnya juga pernah mengalami hal yang sama.
Peretasan sebelumnya terjadi pada Mei 2023. Peretas menyisipkan iklan situs judi online. Menanggapi hal itu, Sekretaris DPRD (Sekwan) Bojonegoro Edi Susanto saat dihubungi beritajatim.com belum memberikan jawaban hingga berita ini ditulis.
BACA JUGA:
DPRD Bojonegoro Harus Usulkan Pj Bupati Sampai 9 Agustus
Sementara, dalam peretasan sebelumnya, Edi Susanto mengatakan, website resmi DPRD Bojonegoro itu saat ini yang mengelola memang dari sekwan. Website DPRD itu domainnya berasal dari Kominfo. “Harapannya bisa ditingkatkan lagi keamanannya,” ujarnya pada Sabtu (27/5/2023) lalu. [lus/suf]






