Surabaya (beritajatim.com) – Modus penipuan seperti tak kehabisan cara. Jika sebelumnya masyarakat dihebohkan dengan pengiriman link yang ternyata dapat menguras saldo rekening, kini warganet dihebohkan dengan penipuan berkedok kerja freelance yang bernama SEA LTD.
Akun Twitter @Bayu_AS_, menceritakan kronologi di mana kekasihnya menjadi korban penipuan tersebut. Awalnya sang pacar tiba-tiba meminjam uang sebesar Rp 4 juta. Namun, tidak dijelaskan secara detail akan digunakan untuk apa uang tersebut. Ia hanya mengungkapkan bahwa ia sedang investasi.
Tidak berselang lama, kekasih Bayu menghubunginya lagi dengan maksud meminjam uang tabungan bersama senilai Rp 27 juta. Karena si perempuan bilang jika hal itu dilakukannya karena terdesak, maka di transfer uang puluhan juta tersebut. Meski uang sudah dikirim, Bayu mengaku jika pacarnya masih panik dan bahkan tremor.
[berita-terkait number=”5″ tag=”lowongan”]
Keesokan harinya, ketika kondisi sudah sedikit tenang, Bayu mencoba menanyakan secara detail mengenai investasi tersebut. Di situ sang pacar menjelaskan bahwa ia mengikuti model freelance dengan misi yang harus diselesaikan dengan waktu yang telah ditentukan. Misi tersebut dilakukan dengan cara menaikkan traffic web atau meramaikan kunjungan pada halaman online.
Untuk menyelesaikan misi-misi tersebut, para freelancer diberi tenggat waktu tertentu. Jika berhasil maka akan mendapatkan bonus 20-30% dari jumlah investasi. Bayu menceritakan bahwa awalnya sang pacar investasi dari nominal Rp 100 ribu, Rp 500 ribu, hingga akhirnya masuk belasan juta rupiah, dan selama ini ia berhasil menyelesaikan misinya.
Hingga kemudian, ada saat di mana pacar Bayu berhasil menyelesaikan misinya, tetapi tidak sesuai dengan waktu yang diberikan. Akun yang digunakan pun akhirnya dibekukan. Adapun jika ingin aktivasi kembali ia harus membayar sebesar Rp 27 juta atau sesuai jumlah saldo yang dimiliki.
Dalam tangkapan layar yang dibagikan Bayu, terdapat rincian yang dijelaskan, di antaranya deposit Rp 27.552.00p, komisi 40% Rp 11.020.000, dan bonus Rp 588.000. Adapun uang yang nantinya akan dicairkan setelah aktivasi sebesar Rp 66.712.000.
Meski ada perasaan ragu, tetapi karena ada sejumlah uang yang sudah ditransfer, pacar Bayu pun terpaksa mengikuti arahan tersebut. Namun, alih-alih uang tersebut kembali, pihak SEA LTD justru meminta sejumlah uang sebesar Rp 27 juta kembali. Dengan dalih aktivasi masih berjalan 50%.
Merasa tidak beres, akhirnya ia pun berhenti untuk mengikuti arahan tersebut. Namun meskipun begitu, pacar Bayu tersebut telah rugi hingga Rp 75 juta. Itu sudah termasuk uang tabungan bersama Bayu dan uang dari orang tua.
A thread Bayu tersebut pun banyak direspon oleh warganet. Ternyata sebagian di antaranya mengaku sebagai korban pada modus penipuan yang hampir sama. (fyi/nap)






