Surabaya (beritajatim.com) – Madiun dan Pacitan diprediksi akan mengalami cuaca yang cukup bervariasi pada Selasa, 4 Maret 2025.
Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, hujan ringan akan mengguyur ketiga wilayah ini di pagi hari, sebelum cuaca berangsur berawan hingga malam hari.
Prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., menyampaikan bahwa kondisi ini masih dalam kategori normal di awal Maret.
“Pagi hari diperkirakan akan turun hujan ringan di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Pacitan. Namun, setelah itu, langit cenderung berawan sepanjang hari hingga malam,” jelas Oky pada Senin (3/3).
Di Kota Madiun, hujan ringan diprediksi terjadi pada pukul 06.00 WIB. Setelahnya, langit akan tertutup awan mulai pukul 09.00 WIB hingga malam. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celcius, dengan kelembaban relatif tinggi, yakni 68 hingga 97 persen. Angin bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan 6,6 km/jam.
Sementara itu, Kabupaten Madiun juga akan mengalami kondisi yang hampir serupa. Hujan ringan akan turun pada pagi hari, diikuti oleh langit berawan hingga siang. Namun, mulai sore hingga malam, kondisi cuaca diprediksi lebih cerah berawan, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk beraktivitas di luar ruangan dengan lebih nyaman.
Suhu di wilayah ini sedikit lebih rendah, yaitu 23 hingga 29 derajat Celcius, dengan kelembaban mencapai 73 hingga 96 persen. Kecepatan angin dari arah Timur berkisar 8,4 km/jam.
Di sisi lain, Pacitan juga akan mengalami hujan ringan di pagi hari, disusul dengan kondisi berawan hingga pukul 15.00 WIB. Pada pukul 18.00 WIB, langit diperkirakan sempat cerah berawan, sebelum kembali berawan menjelang malam.
“Suhu udara di Pacitan diprediksi berkisar antara 22 hingga 28 derajat Celcius ya, dengan kelembaban 75 hingga 97 persen. Kalau angin bertiup dari arah Utara dengan kecepatan 7,6 km/jam,” tambah Oky.
Dengan kondisi cuaca yang cenderung berawan dan hujan ringan di pagi hari, masyarakat diimbau untuk tetap mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat bepergian. BMKG juga menyarankan warga untuk tetap mengikuti pembaruan prakiraan cuaca guna mengantisipasi perubahan kondisi yang mungkin terjadi.
“Kami selalu menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak, terutama bagi yang memiliki aktivitas di luar ruangan,” tutup Oky.(mnd/ted).






