Malang (beritajatim.com) – BMKG Juanda merilis prakiraan cuaca Malang Raya hari ini, Sabtu (7/2/2026), dengan peringatan dini hujan lebat disertai petir yang mengguyur seluruh wilayah sepanjang akhir pekan. Kondisi cuaca ekstrem ini diprediksi melanda Kota Malang, Kabupaten Malang, hingga Kota Batu dengan durasi hujan yang cukup panjang.
Masyarakat yang berencana melakukan aktivitas luar ruangan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi badai guruh. Berdasarkan data terbaru, Kota Malang yang meliputi lima kecamatan utama akan mulai diguyur hujan sejak pagi hari.
“Pada pagi hari pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB, hujan petir diprediksi melanda Kecamatan Klojen dan Sukun,” dikutip dari data visual laman resmi BMKG Juanda. Intensitas hujan dilaporkan akan sempat mereda menjadi hujan ringan saat memasuki siang hari di wilayah perkotaan.
Namun, badai guruh diprediksi kembali meningkat secara signifikan pada sore menjelang malam hari di seluruh sudut kota. Mulai pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB, hujan petir diprakirakan mengguyur Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun secara serentak.
Kondisi cuaca yang tidak jauh berbeda juga membayangi wilayah Kabupaten Malang, terutama di sektor bagian selatan. Kecamatan Bantur, Dampit, Gedangan, dan Gondanglegi menjadi wilayah yang diprediksi mengalami hujan petir lebih awal sejak pukul 08.00 WIB.
Sementara itu, wilayah Malang Utara seperti Karangploso, Lawang, dan Singosari akan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang hari. BMKG memberikan catatan khusus bahwa hujan petir akan kembali mengintai sebagian besar wilayah kabupaten pada waktu sore.
“Kecamatan Kepanjen, Kromengan, dan Sumberpucung berpotensi hujan petir pada sore hari pukul 15.00 WIB atau 16.00 WIB,” catat laporan resmi tersebut. Para pengendara yang melintasi jalur selatan diimbau waspada terhadap jarak pandang yang terbatas akibat lebatnya curah hujan.
Beralih ke wilayah destinasi wisata Kota Batu, kondisi cuaca pada hari Sabtu ini juga dilaporkan kurang bersahabat bagi pelancong. Kecamatan Junrejo diprediksi akan mengalami fenomena hujan petir lebih awal yakni pada pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB.
Area populer seperti Kecamatan Batu dan Bumiaji terpantau diguyur hujan ringan sejak pagi hari sebelum memasuki fase ekstrem di sore hari. Ketidakstabilan atmosfer ini menuntut para wisatawan untuk tetap memantau informasi terkini guna menghindari risiko bencana hidrometeorologi.
“Mulai pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB, wilayah Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo diprakirakan dilanda hujan lebat disertai petir,” tulis data BMKG Juanda. Puncak cuaca ekstrem di Kota Wisata tersebut diperkirakan memiliki intensitas yang cukup tinggi dengan potensi angin kencang sesaat.
Seluruh rangkaian hujan di wilayah Malang Raya diprediksi baru akan melandai saat memasuki tengah malam nanti. Kondisi cuaca secara perlahan berubah menjadi hujan ringan atau berawan tebal di sebagian besar titik pemukiman warga. [dan/beq]






