Surabaya (beritajatim.com) – Memutuskan untuk menikah memang tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diyakinkan agar keputusan tersebut tidak menimbulkan penyesalan. Namun, ketika sudah menjalani semua proses menuju pernikahan, cobaan demi cobaan tidak kemudian berhenti begitu saja.
Masa-masa menunggu pernikahan adalah masa yang cukup krusial. Seringkali di masa penantian menuju hari-H ini, perasaan dan keputusan kita kembali dipertanyakan bahkan, oleh diri sediri. Apakah ini sudah yang terbaik? Apakah semua sudah benar-benar siap?
Sebab, tidak jarang pula pernikahan kandas di hari-hari menjelang pelaksanaan. Berikut ini beberapa godaan yang kerap datang menjelang hari pernikahan.
Perasaan ragu
Akan ada banyak hal yang mungkin membuat seseorang semakin ragu terhadap pasangannya. Hal ini bisa dipicu karena perasaan cemas menjelang pernikahan, hingga akhirnya membuat mood memburuk dan saling menyalahkan.
Bisa juga karena ada fakta-fakta baru, entah sifat atau pengalaman masa lalu dari pasangan yang baru terbongkar. Jadi, sedari awal mungkin usahakan sudah saling bersikap terbuka dan saling menerima.
Salah faham
Akan ada saja yang membuat pasangan salah faham. Entah karena si doi terlihat dekat beberapa lawan jenis yang mungkin sebelumnya tidak ia kenal atau salah faham dalam menafsirkan setiap kata yang terucap.
Semua itu bisa terjadi jika tidak ada komunikasi yang baik di antara keduanya. Jadi, sebelum benar-benar melewati proses pernikahan, coba perbaiki komunikasi terlebih dahulu agar ke depannya tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih parah.
Banyak orang yang tiba-tiba mendekati
Hal lain yang muncul tak terduga ketika menjelang pernikahan ialah munculnya lawan jenis yang tiba-tiba mendekat. Bahkan, tak jarang orang yang dulu kerap diidam-idamkan justru datang menyatakannya cintanya.
Godaan seperti ini mungkin akan terasa berat, apalagi dia yang yang datang adalah orang yang selama ini susah untuk dilupakan. Namun, semua kembali lagi pada individunya.
Keuangan tidak baik-baik saja
Menjelang pernikahan tentu akan banyak kebutuhan yang harus dibeli, terlebih jika pernikahan yang diharapkan adalah yang meriah, berkesan, dan juga mewah. Tak ayal, jika budget untuk membuat pesta juga harus mencukupi.
Terlebih keadaan keuangan setelah prosesi tersebut selesai. Namun, yang kerap terjadi justru keadaan ekonomi yang sedang tidak stabil. Entah, karena terlalu sibuk mengurus ini itu, hingga pekerjaan jadi kacau balau atau bahkan ada kebutuhan yang tak terduga lainnya.
Itulah beberapa macam godaan yang mungkin saja muncul menjelang pernikahan. Jadi, setiap pasangan yang hendak memutuskan untuk menikah harus bersiap-siap dari segala kemungkinannya. [fyi/tur]






