Jombang (beritajatim.com) – Warsubi-Salman, pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Jombang menemui warga Desa Temuwulan Kecamatan Perak, Minggu (29/9/2024). Dalam pertemuan tersebut pasangan WarSa (H Warsubi-KH Salmanudin Yazid) mendapat sambutan meriah.
Begitu pasangan Warsa turun dari kendaraan, mereka langsung disambut dengan salam dua jari. Warga yang didominasi emak-emak juga kompak meneriakkan WarSa menang. Warsubi menyalami satu per satu warga tersebut. Tentu saja, penuh dengan nuansa kekeluargaan.
Warsubi dan Gus Salman kemudian berbincang hangat dengan tuan rumah Heri Purnomo (48), yang merupakan peternak lele. Kepada cabup dan cawabup tersebut Heri menjelaskan secara panjang lebar prospek peternakan lele dan kendalanya.
Warsubi menyimak dengan seksama. Begitu juga dengan Gus Salman. Apalagi keduanya juga memiliki pengalaman di sektor itu. Sehingga bincang santai tersebut berlangsung gayeng. Usai berbincang, Paslon nomor urut dua ini kemudian bergeser ke rumah bagian belakang.
Nah, di tempat itu ratusan ibu-ibu sudah menunggu. Mereka duduk rapi di tempat yang sudah disiapkan. Lagi-lagi, yel-yel WarSa menang pecah. Ratusan emak-emak ini kompak mengangkat dua jari sebagai bentuk dukungan.
Warsubi bangkit dari duduknya, diikuti oleh Gus Salman. Warsubi membeber delapan program prioritas yang diusung oleh pasangan WarSa yang bertajuk Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.
Program prioritas tersebut di antarnya, membangun desa dan kota untuk semua, mewujudkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing, mengentaskan pengangguran, membangun infrastruktur berkelanjutan dan memperkuat ekonomi.
Berikutnya adalah mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan, memperkuat pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, memperkuat harmoni sosial, serta menghadirkan pemerintahan bersih melalui transformasi tata kelola.

“Turunan dari program itu di antaranya sekolah dan seragam gratis (SD/MI, SMP/MTs). Kemudian anggaran untuk RT (Rukun Tetangga) sebesar Rp5 juta per tahun. Tolong digaris bawahi, per tahun. Bukan setiap bulan,” kata Warsubi.
Program tersebut menurut Warsubi sangat realistis. Betapa tidak, Warsubi adalah sosok yang pernah menjabat Kades (Kepala Desa) Mojokrapak Kecamatan Tembelang selama tiga periode atau 17 tahun. Sehingga sangat hafal dengan kondisi riil di desa. Termasuk kondisi RT.
Sedangkan program mengentaskan pengangguran, lanjut Warsubi, terdapat beberapa Langkah strategis. “Semisal, mendorong UMKM naik kelas melalui pelatihan usaha dan digitilisasi. Juga program ‘Jemput Kerja’ bagi keluarga tidak mampu usia produktif untuk disalurkan ke lapangan pekerjaan,” urainya yang disambut tepuk tangan.
Harmonisasi Sosial

Gus Salman yang berdiri di sampaing Warsubi menambahkan soal program penguatan harmoni sosial. Melalui program ini, pihaknya akan memerikan tunjangan kehormatan kepada guru ngaji dan pegiat keagamaan (takmir masjid, pemuka agama, lintas agama).
“Juga program tunjangan kehormatan untuk pegiat seni dan budaya. Program bantuan kelembagaan untuk pondok pesantren, sekolah agama dan tempat ibadah,” ujar Gus Salman yang merupakan pengasuh Ponpes (Pondok Pesantren) Babussalam Kalibening Mojoagung ini.
Tak lupa, keduanya juga berharap dukungan dari warga Desa Temuwulan. Caranya, datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada 27 November 2024 dengan mencoblos nomor 2 pada kertas suara Pilkada Jombang.
Seperti diketahui pasangan Warsubi-Salman adalah Cabup-Cawabup yang akan bertarung di Pilkada Jombang 27 November 2024. Pasangan nomor urut 2 ini diusung oleh sejumlah partai. Di antaranya, Partai Gerindra (8 kursi), PKB (12 kursi), Partai Golkar (5 kursi), PKS (3 kursi), serta Partai Nasdem (2 kursi). Totalnya 30 kursi.
Sedangkan partai non-parlemen yang memberikan rekomendasi untuk pasangan ini adalah PAN (Partai Amanat Nasional), PSI (Partai Solidaritas Indonesia) dan Partai Gelora. [suf]






