Gresik (beritajatim.com) – Warga yang terdampak banjir Kali Lamong di Desa Gluran Ploso, Kecamatan Benjeng, Gresik, digelontor sembako 1.972 paket sembako dari PT Petrokimia Gresik (PG). Bantuan diharapkan bisa meringankan beban masyarakat setempat yang terkena banjir.
Direktur Keuangan dan Umum PG, Budi Wahju Soesilo menuturkan, sebagai perusahaan yang operasionalnya berpusat di Kabupaten Gresik, Petrokimia berkomitmen hadir membantu pemerintah dalam penanganan bencana banjir dan pasca banjir yang sedang terjadi di Gresik.
“Bantuan ini kami serahkan kepada Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani di Desa Gluran Ploso, Kecamatan Benjeng, Gresik,” tuturnya, Jumat (12/11/2021).
Bantuan sembako ini lanjut dia, telah disesuaikan dengan kebutuhan utama para korban dan pendistribusiannya akan dilakukan oleh BPBD Kabupaten Gresik.
Adapun paket sembako yang disalurkan berisi 3 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula, dan 5 bungkus mi instan. Total ada 1.972 paket yang telah dibagikan sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat kepada lingkungan terdekat, dalam hal ini masyarakat Gresik.
“Semoga bantuan CSR ini dapat meringankan beban saudara kita yang terdampak banjir dan kehadiran Petrokimia Gresik semakin dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Soesilo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”petrokimia”]
Seperti diketahui, Banjir di Kabupaten Gresik akibat luapan Kali Lamong dan merendam beberapa desa di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme dan Kedamean. Berdasarkan data BPBD Gresik, total ada 1.916 rumah terdampak banjir di seluruh wilayah Gresik.
“Kami akan terus berkoordinasi untuk meningkatkan sinergitas antara Petrokimia Gresik dengan Pemkab Gresik khususnya dalam penanganan bencana di Gresik,” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. [dny/but]






