Sumenep (beritajatim.com) – Warga Dusun Koplong, Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, dihebohkan dengan sumur yang keluar air bercampur minyak gas.
“Sumur itu milik Pak M. Suhayu. Ngebor sumur untuk mendapatkan air bersih di tanah belakang rumahnya,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (01/08/2024).
Ketika pengeboran sumur itu mencapai kedalaman 65 meter, ternyata sumber airnya kecil. Akhirnya pengeboran pun dihentikan.
Beberapa bulan berikutnya, Suhayu iseng-iseng mencoba mengecek kembali hasil pengeboran tersebut. Di dalam galian sumur bor itu terisi air dengan kedalaman kurang lebih 3 meter.
“Pak Suhayu kemudian mencoba mengambil airnya menggunakan botol air mineral. Setelah dilihat, ternyata air sumur itu berwarna hitam dan berbau minyak tanah,” terang Widiarti.
Karena penasaran, warga mencoba menyulut air sumur itu dengan korek api. Ternyata terbakar. Warga pun melaporkan kejadian tersebut ke Kades Batang-batang laok.
“Anggota kami juga ke lokasi dan memasang police line, kemudian mengambil sampel air. Kami juga meminta masyarakat untuk tidak mendekat ke sumur itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, sampel air sumur itu segera dikirim ke pihak terkait untuk dilakukan penelitian. “Hasilnya seperti apa, ditunggu saja nanti hasil uji lab. Yang jelas kami sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ucapnya. [tem/aje]






