Lamongan (beritajatim.com) – Nasib nahas dialami oleh Imron Nursadi (58), warga Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong, Lamongan. Sepeda motor miliknya hilang dicuri orang, saat ia sedang berjamaah salat Isyak di masjid.
“Kejadiannya diketahui pada sekitar pukul 19.30 WIB, hari Jumat (29/7/2022) kemarin, usai korban salat berjamaah di Masjid Nur Rohmah, Dusun Jompong, Kelurahan/Kecamatan Brondong,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, Sabtu (30/7/2022).
Mengenai kronologinya, Anton menjelaskan, awalnya sepeda motor Honda Vario 125 bernopol S 6109 MK milik korban tersebut sedang diparkir di halaman Masjid Nur Rohmah. Seperti biasanya, korban lalu salat isyak berjamaah di masjid tersebut.
Usai salat, korban yang hendak pulang pun menuju lokasi motornya diparkir. Korban terkejut lantaran sepeda motornya sudah tak berada di tempatnya alias hilang. Melihat kenyataan ini, korban segera berusaha untuk mencari dan menanyakan keberadaan motornya kepada beberapa jemaah dan lingkungan sekitar. Sialnya, upaya korban ini sama sekali tak membuahkan hasil.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pencurian-lamongan”]
Korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Brondong. “Korban mengaku motornya dalam keadaan terkunci. Namun diduga pelaku ini memang membobol paksa kunci kontak hingga akhirnya berhasil membawa kabur motor,” terangnya.
Akibat pencurian ini, kerugian yang ditanggung korban sekitar Rp8 juta. “Kasus pencurian motor ini masih dalam penanganan Polsek Brondong. Tetap waspada, kalau perlu dikunci ganda saat diparkir. Jangan sampai lengah,” tandasnya.
Sekadar diketahui, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) marak terjadi di Lamongan. Dua pekan sebelumnya, 2 unit motor yang berada di dua tempat berbeda juga hilang dicuri maling. Dua kejadian tersebut tepatnya menimpa seorang mahasiswa di Kecamatan Kembangbahu, dan seorang Kepala Desa (Kades) Kemlagi Lor, Kecamatan Turi, Lamongan. [riq/suf]






