Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah warga berebut minyak goreng di Jalan Raya Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (12/8/2024). Minyak goreng tersebut dari truk tangki pengangkut minyak goreng nopol E 9202 AD terguling di jalur Mojokerto-Gresik tersebut.
Kecelakaan lalu-lintas tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Truk tangki yang dikemudikan Bibit Purwanto tersebut bermuatan minyak goreng sekitar 7 ton 200 kg berjalan dari Gresik ke Kota Mojokerto. Sampai di lokasi kejadian, muncul dump truk yang tak diketahui nopolnya melaju dari arah berlawanan.
Di belakang dump truk, ada sepeda motor Honda Vario nopol S 5243 TS yang dikemudian Ainul Ghofur. Diduga, sopir truk tangki mengantuk sehingga membuat laju kendaraannya terlalu ke tengah. Truk tangki kemudian saling senggol antara tangki dengan dump truk hingga truk tangki terguling di sisi kanan jalan.
Truk tangki juga menabrak sepeda motor yang dikendarai Ainul Ghofur yang hendak berangkat kerja di area Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Akibatnya, ribuan ton minyak goreng yang akan dikirim ke Madiun tumpah meluber ke jalan. Warga sekitar pun berbondong-bondong menjarah minyak yang masih tersisa di dalam tangki truk.
Dengan menggunakan bak, timba, hingga galon air, puluhan warga berebut minyak curah dari dalam tangki yang melintang di tengah jalan. Bahkan warga saling berbagi minyak yang sudah dievakuasi di beberapa bak mandi besar. Tak sedikit pula warga mengais minyak yang tumpah di jalan menggunakan peralatan seadanya.
Beruntung, pengendara sepeda motor motor Honda Vario nopol S 5243 TS bisa menghindar dari tabrakan meski bodi motornya hancur. Sementara sopir truk tangki nopol E 9202 AD mengalami luka-luka di bagian kepala dan siku tangan kanannya. Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota dan relawan melakukan rekayasa lalu-lintas.
Truk tangki yang melintang dievakuasi menggunakan mobil derek dan menguruk tumpahan minyak goreng yang tumpah di jalan raya menggunakan pasir. Kasus kecelakaan lalu-lintas tersebut dalam penangganan Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota.
Sopir truk tangki, Bibit Purwanto mengatakan, truk tangki yang dikendarainya bermuatan minyak goreng tersebut dari Gresik hendak dikirim ke Madiun. ”Muatannya minyak goreng sekitar 7 ton 200 kilogram (kg). Saya dari Gresik, rencana akan kirim ke Madiun,” ungkapnya.
“Saya di belakang dump truk tiba-tiba tabrakan dengan truk tangki. Mungkin karena salah satu sopir mengantuk, terutama yang truk tangki yang posisinya terlalu menengah. Terus kemudian menabrak saya. Kondisi saya tidak apa-apa cuman motornya yang hancur,” jelas pengendara sepeda motor. [tin/kun]







