Surabaya (beritajatim.com) – 14 Korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus pariwisata PO Ardiansyah di Tol Surabaya-Mojokerto akan diyasinkan bersama. Prosesi yasinan dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, Jalan Lapangan Benowo mulai Selasa (17/5/2022) hingga tujuh hari ke depan selepas Sholat Isya berjemaah.
“Insya Allah ba’da Isya’ akan kami yasinkan secara bersama-sama di Masjid Al Ikhlas,” ujar Ketua RT 02 RW 02, Abdul Muid (42).
Muid yang juga kehilangan keponakannya Abdul Rofiq mengatakan keputusan untuk meyasinkan secara bersamaan diambil oleh warga. Warga juga membatalkan acara halal bihalal yang akan diselenggarakan pada malam nanti.
Pantauan beritajatim, warga sempat bergotong royong menurunkan banner Halal Bihalal. Warga ingin fokus menggelar yasinan bersama.
“Saya suruh turunkan tadi, kita fokus untuk warga yang masih dirawat agar cepat pulang,” imbuh Muid.
Muid mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan dinas yang telah memberikan perhatian.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bus-po-ardiansyah”]
Sementara terkait proses hukum terhadap sopir bus yang masih berjalan, dia mempercayakan sepenuhnya kepada Kepolisian untuk mengungkap fakta dan menghadirkan keadilan.
“Saya ucapkan terimakasih kemarin pihak-pihak yang membantu luar biasa cepat. Kalau proses hukum, saya dan warga percaya kepada kepolisian untuk menyelesaikan proses hukum terhadap sopir,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Muid mengaku mendapat informasi jika tidak ada halangan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan menengok keluarga para korban di Jalan Benowo, Kecamatan Pakal.
Pantauan beritajatim, di setiap rumah korban yang meninggal di Jalan Benowo terdapat karangan bunga ucapan belasungkawa dari PDIP. Sementara di masjid dan makam juga terpasang karangan bunga dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur.
Tampak juga pelayat dari rekan-rekan korban masih ramai menabur bunga di Pemakaman Umum Benowo. (ang/beq)






