Bangkalan (beritajatim.com) – Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Bangkalan menggelar istighosah untuk mendoakan KH Imam Bukhori Kholil atau Ra Imam supaya mendapat dukungan warga dalam pencalonan Bupati Bangkalan 2024.
Dalam istighosah tersebut juga meminta para elit politik pusat untuk menarik dukungan dari kandidat lain dan beralih mendukung KH Imam Bukhori Kholil, yang dinilai memiliki kapabilitas, integritas, dan elektabilitas terbaik.
Juru bicara ulama, KH Ali Ridho mengatakan, kegiatan ini adalah inisiatif ulama dari Dzurriyah Syaikhona Muhammad Kholil.
“Kami bermunajat kepada Allah agar para tokoh di pedesaan dan ulama di Bangkalan tidak pada posisi bertahan menghadapi kartel politik,” kata KH Ali Ridho, Selasa (20/8/2024).
Ia juga mengatakan, sejumlah ulama dan warga Bangkalan menganggap bahwa Bacabup dan Bacawabup saat ini tidak memenuhi proses kualifikasi yang sehat, dan menganggap adanya pelanggaran terhadap prinsip demokrasi.
Tidak hanya itu, mereka mendesak partai politik untuk menarik dukungan dari dua pasangan calon yang ada dan merekomendasikan KH Imam Bukhori Kholil sebagai Bakal Calon Bupati.
“Politik saat ini adalah mimpi buruk warga Bangkalan karena hanya diikuti oleh satu pasangan calon,” imbuhnya.
Dirinya dan para ulama tidak menafikan para kandidat calon yang lain, akan tetapi melihat fakta yang ada hanya KH Imam Bukhori Kholil dari Bani Kholil yang layak mendapatkan tiket berpeluang untuk maju sebagai Kepala Daerah di Bangkalan.
‘”Kami dari Bani Kholil, ulama dan keluarga pondok pesantren di Bangkalan sangat berharap KH Imam Bukhori Kholil mendapatkan tiket untuk bisa maju di pencalonan Bupati Bangkalan,” tandasnya. [sar/beq]






